Sinergi Gerakan ASRI, Bupati Bojonegoro Optimistis Rebut Kembali Predikat Adipura
Sabtu, 07 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan keseriusan dalam menata kembali kebersihan lingkungan. Melalui momentum Gerakan ASRI, Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah menargetkan Kabupaten Bojonegoro dapat membawa pulang kembali predikat Kota Adipura pada tahun mendatang.
Ambisi tersebut diperkuat dengan kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol, ke tanah kelahirannya pada Jumat sore (06/03). Bertempat di Pasar Wisata Bojonegoro, kegiatan diawali dengan apel pasukan yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, anggota Pramuka, hingga pasukan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam arahannya, Menteri Hanif Faisol mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bojonegoro dalam menggerakkan lintas sektor untuk peduli lingkungan. Ia menekankan bahwa keberhasilan meraih Adipura bukan sekadar soal menyapu jalanan, melainkan integritas sistem.
"Saya bangga pulang ke Bojonegoro dan melaksanakan kegiatan mulia ini. Kita harus optimistis, di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wabup Nurul Azizah, pengelolaan sampah di Bojonegoro akan jauh lebih baik. Kementerian Lingkungan Hidup siap mendampingi penuh agar tahun depan predikat Adipura kembali ke sini," tegas Hanif.
Ia juga menambahkan bahwa kunci utama penilaian terletak pada pengelolaan sampah yang sistematis, ketersediaan sarana prasarana yang mumpuni, serta partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa kehadiran Menteri LH menjadi suntikan semangat bagi warga dan jajaran birokrasi. Usai melakukan aksi bersih-bersih massal di area pasar, Bupati mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan pusat.
"Kehadiran Bapak Menteri menjadi motivasi luar biasa bagi kami. Gerakan ASRI ini adalah ikhtiar bersama. Semoga semangat menjaga kebersihan ini terus konsisten, sehingga cita-cita kita meraih kembali Adipura dapat terwujud," ujar Setyo Wahono.
Kegiatan sore itu ditutup dengan aksi nyata pembersihan sampah di titik-titik vital Pasar Wisata, yang menjadi simbol dimulainya kampanye kebersihan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.
































.md.jpg)






