PKK Bojonegoro Gelar Kajian Ramadan di Pendopo Malowopati
Kamis, 05 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Suasana khusyuk dan penuh kehangatan menyelimuti Pendopo Malowopati pada Rabu (04/03/2026). Sejumlah ibu-ibu dari berbagai penjuru wilayah tampak antusias memadati lokasi tersebut untuk mengikuti kegiatan Kajian Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga para jemaah dapat berkumpul untuk bersilaturahmi. Ia menekankan bahwa memasuki minggu ketiga Ramadan, tantangan berpuasa bukan lagi sekadar menahan lapar dan kantuk, melainkan bagaimana upaya setiap individu dalam meningkatkan kualitas batin.
"Perubahan di dalam masyarakat itu berawal dari keluarga. Dengan keluarga yang kuat dan tetap berpegang teguh pada Allah SWT, kita bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi lingkungan kita," ujarnya di hadapan para jamaah yang menyimak dengan saksama.
Ia juga mengajak para ibu untuk lebih peka dalam menjalankan ibadah, yakni dengan membedakan mana yang sekadar rutinitas dan mana yang merupakan wujud pengabdian tulus atas dasar iman dan taqwa.
Selain menjadi sarana penguatan internal keluarga, kajian ini juga menjadi wadah bagi para jemaah untuk mendoakan kesejahteraan daerah. Di tengah suasana yang syahdu, terselip harapan agar Kabupaten Bojonegoro senantiasa menjadi daerah yang lebih maju, bahagia, dan membanggakan bagi seluruh warganya.
"Mari kita perbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, serta mendoakan anak-anak, pasangan, dan pemimpin kita agar Bojonegoro yang kita cintai ini senantiasa dalam lindungan-Nya," tambahnya.
Acara kemudian memasuki sesi puncak yang diisi dengan penyampaian mauidzah hasanah oleh KH Tajuddin, pengasun Pondok Pesantren Al-Falah Pacul. Melalui ilmu agama yang disampaikan dalam ceramah tersebut, para jemaah diharapkan mendapatkan bekal spiritual yang kuat untuk mengakhiri bulan suci Ramadan dengan predikat takwa. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan penuh khidmat dan meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta yang hadir.(red/toh)
































.md.jpg)






