Desa Terpencil
Di Bojonegoro Masih Ada Dusun yang Belum Dialiri Listrik
Sabtu, 02 Januari 2016 18:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Tambakrejo - Di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih ada beberapa dusun terpencil yang belum menikmati aliran listrik. Tiga dusun yang belum dialiri listrik itu, diantaranya berada di wilayah Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, yakni Dusun Windu, Kalidandang dan Tawaran. Dusun ini berada di perbatasan antara Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Ngawi.
"Warga yang belum punya aliran listrik, tiap malam hanya menggunakan penerangan seadanya. Biasanya hanya pakai ublik atau lilin," tutur Panidin, selaku Ketua RT Dusun Tawaran kepada beritabojonegoro.com saat ditemui di rumahnya, Sabtu (02/01).
Pria berumur 40 tahun itu, mengungkapkan, sangat disayangkan jika di wilayah Bojonegoro masih ada dusun yang gelap-gulita setiap malam. Warga dusun jadi ketinggalan informasi perkembangan Bojonegoro. "Warga di sini mayoritas petani rambah hutan, Mas," ujarnya.
Selain listrik, imbuhnya, masalah infrastruktur seperti jalan dan jembatan juga masih belum layak. Warga tiga dusun sering bergotong-royong membuat jembatan dari bambu, agar bisa menyeberang sungai menuju dusun sebelah.
Kepala Desa Napis Mulyono, mengatakan, pemerintah desa sudah berkali-kali berusaha mengajukan jaringan listrik, perbaikan jalan dan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Harapannya, warga Dusun Windu, Kalidandang, dan Tawaran segera merasakan fasilitas listrik.
"Kabarnya dari pemerintah kabupaten akan merealisasikan pembangunan jalan dan jembatan tahun 2016 ini," ujarnya.
Dia berharap, pembangunan jaringan listrik juga disegerakan. Agar masyarakat di tiga dusun tersebut dapat hidup layak, serta mampu melahirkan sumber daya manusia yang mumpuni. (nam/tap)
*) Foto kondisi lingkungan desa tawaran tambakrejo





































