Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Laporkan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak lewat Aplikasi Lapor Kepenak
Sabtu, 29 November 2025 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Hernowo Wahyutono, dalam kegiatan sosialisasi di Kantor Kecamatan Dander, Kamis (27/11/2025) lalu.
Hernowo menekankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlakuan sesuai tumbuh kembangnya, terutama dari orangtua dan lingkungan.
"Lewat pendidikan, anak akan berbekal ilmu dan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Bojonegoro. Dengan ilmu yang diserap, anak-anak dapat mengurangi perkawinan anak di bawah 19 tahun dan mengurangi kemiskinan karena sudah bisa mendapatkan pekerjaan," jelas Hernowo.
Masyarakat dapat melaporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak ke UPTD PPA yang berlokasi di selatan gerbang gedung Pemkab Bojonegoro. Layanan ini tersedia 24 jam dan dapat dihubungi melalui WhatsApp (WA) 082229407545 atau aplikasi LAPOR KEPENAK (Kekerasan Perlindungan Anak).
Aplikasi LAPOR KEPENAK adalah sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat melaporkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat melaporkan kasus kekerasan secara anonim dan aman, serta mendapatkan bantuan dan dukungan dari petugas yang terlatih.
Melalui aplikasi LAPOR KEPENAK, masyarakat dapat melaporkan kasus kekerasan dengan mudah dan cepat, serta mendapatkan informasi tentang layanan dan bantuan yang tersedia. Aplikasi ini juga dapat diunduh secara gratis di Google Play Store atau Apple App Store.
Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Siti Robiah, menambahkan bahwa kekerasan dapat dilakukan oleh siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Namun, pemberdayaan perempuan dapat menjadikan keluarga masing-masing menjadi bahagia dan sejahtera.
"Peran dalam keluarga menjadi penting, karena kekerasan pada anak banyak dijumpai berawal dari keluarganya sendiri," kata Robiah.(red/toh)































.md.jpg)






