Bupati Wahono Kenalkan Logo Baru Medhayoh Bojonegoro di Festival Banyu Urip 2025
Sabtu, 29 November 2025 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Ketua TP PKK Cantika Wahono menghadiri Festival Banyu Urip 2025, di Lapangan Desa Wonorejo Kecamatan Gayam, Jumat (28/11/2025) malam. Dalam kesempatan ini Bupati Wahono juga mengenalkan kepada publik logo Medhayoh Bojonegoro dengan menjelaskan secara detail maknanya.
Festival Banyuurip sendiri merupakan sebuah event untuk mengangkat potensi lokal yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2015.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengungkapkan pasca pandemi Covid-19, Festival Banyu Urip digelar lagi untuk mengangkat potensi lokal di wilayah Kecamatan Gayam. Mulai dari kesenian, kebudayaan hingga UMKM dihadirkan dalam festival ini.
"Terima kasih kepada EMCL dan dukungan kolaborasi serta sinergi dengan Pemkab Bojonegoro. Malam ini juga sekaligus me-lauching logo Medhayoh Bojonegoro yang sesuai dengan karakter masyarakat Bojonegoro yang ramah," kata Bupati Wahono.
Vice President Public and Goverment Affairs ExxonMobil Indonesia Dave A. Seta dalam sambutannya menyebutkan Festival Banyu Urip diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro ke-348 dan Hari Jadi Kecamatan Gayam ke 13. Selain menghadirkan hiburan, Festival Banyu Urip juga menjadi ajang kolaborasi Pemkab Bojonegoro, EMCL sebagai operator Blok Cepu, serta masyarakat luas.
Festival ini dimulai sejak tahun 2015 bersamaan dengan produksi penuh di lapangan Banyu Urip Blok Cepu. Festival yang akan berlangsung hingga 30 November 2025 ini menjadi ruang kreatif bagi masyarakat khususnya warga Gayam menampilkan karya terbaiknya.
Acara dilanjutkan dengan launching logo Medhayoh Bojonegoro oleh Bupati Bojonegoro didampingi Ketua TP PKK Bojonegoro bersama Sekretaris Daerah, perwakilah Komisi Informasi (KI) Jatim, EMCL dan Pertamina EP Cepu.
Di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati Wahono menjelaskan bentuk dasar logo Medhayoh Bojonegoro dengan lingkaran siluet berbingkai melambangkan keakraban dan keterbukaan itu.
"Warna biru latar utama mencerminkan ketenangan dan kenyamanan suasana Bojonegoro yang ramah terhadap pendatang," kata Wahono.
Makna keseluruhan logo, lanjut Wahono, yaitu Pemkab Bojonegoro hadir mendengar aspirasi dan memberikan solusi untuk kebahagiaan, kemakmuran dan kebanggan masyarakat Bojonegoro.(red/toh)































.md.jpg)






