Bojonegoro Siap Sukseskan Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan Tebu Nasional, Target 5.000 Hektare
Jumat, 02 Januari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan program nasional bongkar ratoon dan perluasan lahan tebu yang digagas pemerintah pusat. Program ini bertujuan mendukung swasembada gula nasional tanpa impor, dengan target khusus untuk Bojonegoro mencapai 5.000 hektare lahan tebu yang diremajakan dan diperluas.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam kesempatan penyampaian program tersebut menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan prioritas nasional yang selaras dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Program bongkar ratoon dan perluasan lahan tebu ini menjadi bagian penting dari upaya ketahanan pangan nasional," ujar Nurul Azizah.
Program bongkar ratoon sendiri didefinisikan sebagai peremajaan lahan tebu dengan membongkar total tanaman tebu lama yang produktivitasnya menurun setelah beberapa kali panen (ratoon), kemudian diganti dengan bibit tebu baru unggul. Untuk Bojonegoro, target indikatif awal adalah 1.248 hektare, meski bisa berubah menuju angka 5.000 hektare. Kontribusi ini menjadi bagian dari target Provinsi Jawa Timur sebesar 70.000 hektare, yang memerlukan sinergi lintas sektor dan pemerintah.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bojonegoro telah memobilisasi 150 personel tambahan untuk input data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL). Penanaman wajib dilakukan pada lahan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), melibatkan sekitar 1.600 petani atau penggarap. Aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama, dengan komitmen menjaga kawasan hutan, penanaman pohon, dan kajian dampak lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Pemkab Bojonegoro optimistis program ini akan berjalan sukses melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, sebagai wujud kontribusi daerah dalam mencapai swasembada gula dan ketahanan pangan nasional di tahun mendatang.(red/toh)




































.md.jpg)






