Layanan Cek Kesehatan Gratis Dinkes Bojonegoro Capai 534.394 Orang
Sabtu, 03 Januari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmen pelayanan kesehatan cukup baik sepanjang tahun 2025.
Program unggulan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu sorotan utama, dengan berhasil melayani sebanyak 534.394 penduduk. Di antaranya, sekitar 60,80% merupakan pemeriksaan untuk anak-anak di sekolah, sedangkan 40,32% ditujukan bagi masyarakat umum. Keberhasilan ini menandakan semakin tingginya minat warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara preventif.
Dalam hal penanggulangan penyakit, tingkat keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC) mencapai 90,89%, yang sudah sangat mendekati target nasional. Selain itu, angka stunting pada balita berhasil ditekan dari 2% di tahun 2024 menjadi 1,82% pada 2025.
Perbaikan juga terlihat pada kesehatan ibu dan anak. Jumlah kematian balita sedikit menurun dari 77 kasus menjadi 76 kasus. Yang lebih signifikan, angka kematian ibu melahirkan berkurang drastis dari 11 kasus menjadi hanya 5 kasus. Sementara itu, Indeks Keluarga Sehat naik dari 0,47 menjadi 0,77.
Berbagai pencapaian tersebut membawa Bojonegoro memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi, mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Beberapa di antaranya meliputi Juara 1 Bojonegoro Innovative Award (BIA), kategori Indeks Kepuasan Masyarakat "sangat baik", Top 45 Finalis KOVABLIK Jawa Timur, Juara 3 Lomba Iklan Layanan Masyarakat tingkat provinsi, serta pengakuan nasional seperti kabupaten dengan kinerja terbaik dalam percepatan penurunan stunting, status Bebas Frambusia, dan Swasti Saba Padapa untuk Kabupaten/Kota Sehat.
Keberhasilan ini turut didorong oleh beberapa inovasi pelayanan, seperti SIGAP Plus PSC 119 untuk penanganan darurat terpadu, WASIAT sebagai sistem antrian online via WhatsApp di rumah sakit, SATELIT untuk telemedisin di puskesmas, serta GADA EMAS yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegawatdaruratan.
Dinas Kesehatan Bojonegoro menyatakan akan terus berupaya memperluas jangkauan layanan dan menguatkan pencegahan penyakit, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif ke depannya.(red/toh)




































.md.jpg)






