Bambang Sutrisno, Penerus Ajaran Samin, Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025
Minggu, 04 Januari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Bambang Sutrisno, generasi kelima komunitas Sedulur Sikep atau masyarakat Samin di Kabupaten Bojonegoro, menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 dalam kategori masyarakat adat dari Kementerian Kebudayaan.
Penghargaan nasional ini menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam melestarikan nilai-nilai luhur Ajaran Samin, yang menekankan kejujuran, kesabaran, usaha sungguh-sungguh (trokal), dan penerimaan ikhlas (narima).
Bambang Sutrisno, anak dari Mbah Hardjo Kardi, tinggal di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro. Baginya, AKI 2025 bukan hanya prestasi pribadi, melainkan bentuk apresiasi negara terhadap penerus ajaran tersebut.
"Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada kami sebagai generasi penerus Ajaran Samin. Kami bangga bisa menjadi bagian dari anugerah kebudayaan Indonesia," ujar Bambang, Sabtu (03/01/2026).
Ajaran Samin, yang dikenal dengan prinsip kesederhanaan dan perlawanan tanpa kekerasan, bersifat universal dan tidak bertentangan dengan agama apa pun. Lima tuntunan utamanya meliputi tidak mengambil hak orang lain, tidak membeda-bedakan sesama, berpikir sebelum berbicara, serta memiliki empati dengan merasakan penderitaan orang lain.
Bambang menekankan bahwa Ajaran Samin pada dasarnya adalah sifat bawaan manusia yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai ketenteraman hidup.
"Samin berarti sami-sami atau semua sama," tuturnya, seraya mengajak generasi muda untuk menjalankan nilai-nilai baik dari ajaran tersebut secara bersama-sama.
Bagi Bambang, penghargaan ini diharapkan semakin menguatkan pelestarian budaya lokal di Bojonegoro dan menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menghargai kearifan leluhur.(red/toh)




































.md.jpg)






