Ketika Musim Kemarau
Embung Jadi Sumber Air Darurat
Kamis, 20 Agustus 2015 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Sumberrejo - Kekeringan air tidak hanya merugikan bagi petani, tetapi juga masyarakat secara umum. Terutama kebutuhan untuk mandi, cuci dan kakus (MCK). Tidak adanya sumur atau PDAM sangat menyusahkan, untungnya ada beberapa embung yang digunakan sebagai sumber air darurat. Seperti embung yang berada di Dukuh Gowok Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberrejo.
Air yang berada di embung ini memang tidak berwarna jernih, alias tidak layak minum. Namun untuk kebutuhan MCK masih bisa diperhitungkan. Embung ini sudah mencukupi kebutuhan 70 rumah.
Sepertinya yang dituturkan oleh Sungkono, selaku penjaga embung. "Air di embung ini memang tidak layak minum, lihat saja warna airnya seperti marimas. Tetapi keberadaan embung ini membantu warga sekitar sini untuk kebutuhan cuci, mandi dan kakus," ujarnya.
Sesuai kesepakatan masyarakat, untuk mengambil air di embung ini tidaklah boleh menggunakan mesin. Hanya boleh menggunakan timba air. Alat angkutnya pun hanya boleh sepeda motor. Hal ini dilakukan agar masyarakat kelas ke atas tidak menggunakan diesel untuk mengaliri sawah sehingga masyarakat yang lain tidak mendapat jatah air. (ver/inc)






































