Kunjungan Menteri Pertanian di Bojonegoro
Selama Ada Asuransi, Petani Tak Usah Takut Banjir
Sabtu, 05 Maret 2016 18:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kanor - Kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (05/03), untuk melakukan panen raya ternyata sudah dipersiapkan para petani desa setempat. Dulu sudah ada instruksi ke petani agar melaksanakan tanam serentak, sehingga panen pun dapat serentak.
Hal ini diungkapkan salah seorang petani dari Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Joko Santoso, saat ditemui beritabojonegoro.com di sela-sela acara panen raya bersama Menteri Pertanian dan Bupati Bojonegoro.
"Para petani sudah menyiapkan panen raya itu dengan menanam padi secara serentak. Eh, tak tahunya dikunjungi Pak Menteri Pertanian. Kunjungan ini dapat mendorong semangat petani di sini menyukseskan program swasembada pangan," ujarnya.
Sabtu siang itu, dengan didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tiba di lapangan Desa Tambahrejo tepat pukul 11.15 WIB. Menteri kelahiran Bone, 27 April 1968, itu langsung melihat panen raya di lahan seluas 120 hektare bersama Muspida Bojonegoro dan kelompok tani setempat.
Usai panen raya, Menteri Amran Sulaiman menyerahkan pembayaran klaim asuransi usaha tani kepada petani yang mengalami kerusakan tanaman padi akibat banjir. Selain itu juga menyerahkan bantuan berupa peralatan dan mesin pertanian kepada petani di Kanor dan Baureno.
Baca berita: Mentan Serahkan Pembayaran Klaim Asuransi Kepada Petani di Kanor
Dalam sambutannya, Menteri Pertanian kembali mempertegas sikap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam program swasembada pangan nasional.
“Sebenarnya gak perlu saya datang kemari, cukup Pak Bupati SMS atau teleponan pasti akan selesai persoalannya," guraunya disambut tawa para petani dan hadirin.
Masih kata Amran, untuk para petani Bojonegoro diharapkan terus dan tidak takut menanam padi. Meskipun tahun ini merupakan tahun basah.
“Petani diharapkan terus menanam, jangan khawatir masalah banjir dan kekeringan. Sebab, nantinya akan ditanggung dengan asuransi pertanian dari PT Jasindo,” tandasnya yang sekali lagi disambut aplaus para petani. (nam/tap)
*) Foto Mentan memberikan sambutan dalam pertemuan dengan petani di kanor































.md.jpg)






