Bupati Ajak Masyarakat Bersahabat dengan Banjir
Sabtu, 05 Maret 2016 21:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kanor – Banjir yang menjadi langganan tiap musim hujan di Kabupaten Bojonegoro tidak sepenuhnya merugikan. Selain menyebabkan buntung, air juga mendatangkan untung bagi masyarakat Bojonegoro. Hal itu bisa tercapai bila ada pengelolaan yang baik. Begitulah yang disampaikan Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto M. Si dalam sambutan saat kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hari ini, Sabtu (05/03), di Kanor, Bojonegoro.
Dalam sambutan sekitar 15 menit itu, Bupati Suyoto mengajak masyarakat untuk bersahabat dengan banjir.
"Bulan-bulan ini kita harus bersahabat dengan banjir. Banjir itu tidak boleh dilawan namun kita harus berkeluarga secara harmonis dengan banjir. Tahun ini Elnino mundur, sehingga musim hujan (tanam) jatuh pada bulan November sampai Desembe. Begitu ada baru sekali hujan langsung tanam padi. Di Kanor, kalau ada air sedikit masyarakat langsung ingin menanam padi. Tapi alhamdulilah panen,” terang Kang Yoto.
Bupati Suyoto menambahkan keterangannya, bulan November sampai Februari, Kabupaten Bojonegoro seluas 85 ribu ha sawah sudah bisa panen, bulan Maret ini diperkirakan 21 ribu ha, bulan April diperkirakan 35 ribu ha, dan pada bulan Mei panen lagi. Diperkirakan tahun ini musimnya basah sehingga kemungkinan produksi padi di Bojonegoro bisa sangat tinggi.
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memberi apresiasi kepada Bupati Bojonegoro. Kata dia, bupati Bojonegoro ini luar biasa karena mampu bersahabat dengan banjir. (mol/moha)































.md.jpg)






