Bulog Akan Terjun Langsung Membeli Gabah Petani
Minggu, 06 Maret 2016 12:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Melihat banyak masyarakat yang mengeluhkan harga gabah kering yang turun dan tidak stabil, Bulog Bojonegoro akan turun lapangan. Bulog akan terjun ke desa-desa untuk membeli gabah agar tengkulak tidak bisa mempermainkan harga dari petani.
Wakil Kepala Bulog Sub Divre III Bojonegoro Omar Sharif kepada beritabojonegoro.com (BBC) memberikan keterangan bahwa saat ini banyak tengkulak yang mempermainkan harga agar mereka bisa mendapatkan untung lebih banyak.
Hanya saja menurut Omar Syarif, masalah yang menjadi keluhan para petani tidak sesederhana itu. Kualitas gabah seringkali memengaruhi harga hingga dibawah rata-rata.
"Namun tengkulak juga kadang seperti itu karena kualitas gabah dari petani kurang bagus. Sehingga saat tengkulak setor ke Bulog, jika kualitas tak sesuai kriteria Bulog, beras dikembalikan ke tengkulak. Bulog tak mau membelinya,” terang Omar, kemarin, Sabtu (06/03).
“Harga gabah kering dari tengkulak kita beli Rp 3.700 per kilogram. Dan biasanya tengkulak beli dari petani sekitar Rp 3.400-Rp 3.600 per kilogram,” tambah Omar. (mol/moha)
Foto ilustrasi bulog dari Tempo.co































.md.jpg)






