Dongeng Kodok dari Kang Yoto kepada Murid TKIT Permata Hati
Selasa, 08 Maret 2016 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Alkisah, ada 3 ekor kodok yang berlomba mencapai puncak tertinggi sebuah menara. Kodok pertama adalah kodok bertubuh besar dan kuat. Kodok kedua adalah kodok kuat namun berbadan kecil. Sedangkan kodok ketiga adalah kodok yang kurus dan lemah.
Sudah pasti, seluruh penonton lomba menjagokan kodok pertama dan kedua. Mereka mengelu-elukan kodok yang kuat dan tangkas itu. Sementara kodok ketiga sama sekali tak ada yang dukung, malah jadi sasaran cemoohan.
"Lalu, apa yang terjadi anak-anak? Ternyata pada akhir perlombaan justru kodok kurus dan terlihat lemah ini yang menjadi pemenangnya. Dia mampu mencapai puncak menara," tutur Bupati Bojonegoro Drs Suyoto MSi di hadapan ratusan murid KB-TKIT Permata Hati Bojonegoro di halaman Rumah Dinas Bupati, Selasa (08/03) pagi.
Mengapa demikian? Bupati yang akrab dipanggil Kang Yoto itu melanjutkan kisahnya, ternyata kodok ketiga ini tidak menghiraukan cemoohan penonton alias cuek bebek. Dia memilih fokus untuk mendaki.
"Sedangkan kodok pertama dan kedua, malah asyik mendengarkan sorak-sorai penonton yang mengelu-elukkannya. Akibatnya kedua kodok itu terlena dan kalah," kata Kang Yoto.
Usai berkisah, Kang Yoto menguraikan hikmah yang dapat diambil dari cerita kodok tersebut. Kepada ratusan murid TKIT Permata Hati itu dia berpesan, cita-cita apa pun akan terwujud jika mau bekerja keras dan tak pedulikan celaan atau pun komentar orang lain.
“Tuli, dalam artian yang tidak sebenanrnya, kadang diperlukan. Dan, bagaimana mengubah celaan menjadi penyemangat agar kita bisa berhasil. Kadang pandangan buruk bisa menjadi energi yang luar biasa jika bisa dikelola menjadi energi positif," nasihat Kang Yoto.
Bupati juga berpesan, agar anak-anak terus memiliki semangat dan tak menyerah atas kesulitan yang dihadapi. "Ujian adalah lecutan untuk bisa meraih mimpi dan kesuksesan," tandasnya.
Ratusan anak didik KB-TKIT Permata Hati memadati halaman rumah dinas bupati Selasa pagi itu dalam acara Integral Learning Berkunjung ke Bupati Bojonegoro Kang Yoto, dengan tema 'Sambut Generasi Emas Indonesia'. (ver/tap)































.md.jpg)






