5 Kecamatan Sudah Cairkan DAK Pendidikan Rp 2 Juta Per Siswa
Sabtu, 26 Maret 2016 15:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Sampai hari ini baru 5 kecamatan yang sudah mencairkan DAK Pendidikan sebesar Rp 2 juta per siswa. Dana tersebut juga sudah ditransfer dan masuk rekening desa yang ada di 5 kecamatan tersebut. Sebenarnya dari data Badan Pengelolaan Kas dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Kabupaten Bojonegoro ada 12 kecamatan yang sudah beres administrasinya dan dinyatakan dapat mencairkan DAK Pendidikan.
Baca berita: 12 Kecamatan Bisa Mencairkan DAK Pendidikan Rp 2 Juta
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Kas dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Ibnoe Soeyoethi, baru 5 kecamatan dari 28 kecamatan di wilayah Bojonegoro yang sudah mencairkan DAK pendidikan pada Rabu (23/03) lalu. "Kecamatan itu Ngambon, Ngasem, Kepohbaru, Kedewan, dan Bubulan. Dana sudah masuk ke rekening desa yang ada di 5 kecamatan tersebut," ungkapnya.
Dari 5 kecamatan tersebut, lanjut Ibnoe, dana yang dicairkan totalnya adalah Rp 9,732 miliar. Rinciannya, Kecamatan Ngambon terdiri 5 desa mencairkan senilai Rp 693 juta, kecamatan Ngasem terdiri 17 desa cair senilai Rp 3,460 miliar, Kepohbaru terdiri 25 desa cair senilai Rp 3,927 miliar, Kedewan terdiri 5 desa cair Rp 720 juta, dan Bubulan terdiri 5 desa cair Rp 923 juta.
Jumlah masing-masing desa berbeda karena disesuaikan dengan data jumlah siswa SMA sederajat yang tinggal di desa itu. Penerima dana ini merupakan warga Bojonegoro dan memiliki KTP dan KK Bojonegoro. "Kepala desa bersama bendahara dari 5 kecamatan datang ke Bank Jatim untuk proses pencairan tersebut," terangnya.
Ibnoe menghimbau, kepada camat lainnya segera menyelesaikan berkas yang dibutuhkan. Tujuannya, agar DAK pendidikan yang ditunggu masyarakat bisa segera diterima mereka. Selain itu bila ada perubahan data siswa penerima segera disesuaikan. "Misalnya saja ada siswa yang drop out atau maaf, meninggal, maka data penerima dana ini tentunya harus diperiksa kembali," imbuhnya.
DAK pendidikan ini diperuntukkan untuk siswa SMA sederajat yang merupakan warga Bojonegoro. Jumlah yang disediakan mencapai Rp 98,6 miliar, dengan total siswa 49.445 anak. Untuk siswa kelas X dan XI menerima senilai Rp 2 juta, sedangkan untuk kelas XII senilai Rp 1 juta. (ver/tap)
*) Foto dari smagablog.wordpress.com











































.md.jpg)






