Tekan Angka Kecelakaan Pelajar
Satlantas Sosialisasi Kamseltibcar Lantas di SMA Negeri Kasiman
Selasa, 26 April 2016 15:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kasiman - Masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Bojonegoro, mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro semakin gencar melakukan sosialisasi keselamatan dan tertib berlalu lintas di sekolah. Sosialisasi terbaru dilakukan Satlantas di SMA Negeri Kasiman, Selasa (26/04) pagi tadi.
Sebanyak 468 siswa SMA Negeri Kasiman hadir dalam kegiatan sosialisasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas itu. Tampak hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Kanit Dikyasa, Kanit Uji Praktek SIM Lantas Polres Bojonegoro, Kapolsek Kasiman, kepala sekolah serta dewan guru.
Kepala SMA Negeri Kasiman Sriwulan SPd, dalam sambutan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satlantas Polres Bojonegoro yang berkenan menyelenggarakan sosialisasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas di sekolahnya. Hal ini tentu sangat membantu menjaga dan melindungi para siswanya.
"Sangat bermanfaat bagi siswa, agar lebih mengerti tentang berlalu lintas di jalan, dan siswa lebih terampil dalam berkendara sehingga menekan angka kecelakaan," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kasiman AKP Ridwan, mengungkapkan, sosialisasi ini merupakan upaya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). "Satlantas Polres Bojonegoro menggelar acara sosialisasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban cara berlalu lintas (kamseltibar lantas) untuk pelajar SMA di Kecamatan Kasiman," katanya.
Acara sosialisasi dibagi menjadi dua sesi materi. Pertama, sesi teori yang disampaikan Kanit Dikyasa AIPTU Suparnoto. Kedua, sesi praktik lapangan yang disampaikan Kanit Uji Praktek SIM AIPTU Agus Sunarto.
AIPTU Suparnoto memaparkan materi mengenai data kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro. Kemudian memberikan analisa faktor-faktor penyebab kecelakaan. "Ada banyak penyebab kecelakaan. Di antaranya yang paling sering terjadi adalah faktor manusia," ungkapnya di hadapan ratusan pelajar.
Dia menambahkan, kebanyakan kecelakaan terjadi akibat kesalahan yang dibuat oleh pengendara maupun pengemudi itu sendiri. "Mereka seringkali mengabaikan rambu-rambu keselamatan, sehingga di situlah kemudian terjadi kecelakaan," jelasnya.
Dalam sosialisasi juga ditunjukkan simulasi berkendara dengan aman dan macam-macam rambu lalu lintas. Kemudian dengan dipimpin AIPTU Agus Sunarto, pelajar mempraktikkan cara berkendara dengan benar dan aman. (lyn/tap)










































.md.jpg)






