Ujian Nasional
Naskah Soal UN Tingkat SMP Sudah Tiba di Bojonegoro
Senin, 02 Mei 2016 22:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Sebanyak 335 dos naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP saat ini sudah tiba di Bojonegoro. Sebelumnya ratusan dos naskah ujian itu diambil oleh petugas dari Dinas Pendidikan dan Polres Bojonegoro dari PT Jaswindo Surabaya pada Senin (02/05) sekitar pukul 02.00 WIB, dan sampai di Bojonegoro pukul 16.00 WIB.
Naskah ujian yang akan digunakan pada 9 Mei mendatang itu langsung disimpan di Gedung Malwopati Polres Bojonegoro agar terjaga dengan aman.
Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Puji Widodo berkesempatan mengecek dan membuka mobil boks pengangkut naskah ujian bersama Kasat Binmas Polres AKP Sri Ismawati dengan disaksikan petugas Dinas Pendidikan dan Polres.
"Total ada 335 dos naskah soal ujian yang kita ambil dengan tim Polres dan langsung ditaruh di gedung Polres agar lebih aman dan tidak bocor," ungkap Puji Widodo kepada beritabojonegoro.com di sela-sela penurunan naskah ujian dari mobil boks.
Naskah Ujian Nasional yang diterima sebanyak 335 dos, terdiri naskah soal ujian untuk SMP/MTs 290 dos ditambah 2 dos naskah ujian susulan, SMP Luar Biasa 4 dos ditambah 1 dos naskah ujian susulan, dan Paket B sebanyak 37 dos ditambah 1 dos naskah ujian susulan.
Puji Widodo menjelaskan, sesuai rencana pada Selasa (03/05) besok, akan dilakukan pemilahan disesuaikan total siswa yang melaksanakan Ujian Nasional. Jika ada yang kurang akan langsung diajukan penambahan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Karena jika naskah kurang, dilarang untuk menggandakan kecuali dari Provinsi. Dan nanti jika ada naskah yang sobek saat kami pilih akan kami kembalikan ke Provinsi untuk segera diganti," jelasnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Bojonegoro AKP Sri Ismawati mengatakan, pihak kepolisian akan mengamankan naskah Ujian Nasional karena termasuk dokumen negara. Nanti saat pendistribusian pada 7 Mei akan melibatkan Polsek untuk mengawal dan memantau naskah ujian tersebut. "Tujuannya agar tidak ada satu dokumen pun yang hilang," katanya. (mol/tap)










































.md.jpg)






