Ujian Nasional SMP
Enam Siswa Tak Ikut Ujian Nasional Karena Sakit
Senin, 09 Mei 2016 17:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Kota - Data sementara yang diterima Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro terkait pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP hari ini, Senin (09/05), menunjukkan, ada 6 siswa tidak hadir mengikuti ujian dengan alasan sakit.
Pada UN tahun ini, jumlah peserta tingkat SMP dan MTs yang terdaftar dalam Data Nominsi Tetap (DNT) Ujian Nasional sebanyak 18.842 siswa.
Baca berita: Hari Ini Ujian Nasional Tingkat SMP Serempak Dilaksanakan
Kasi Kurikulum SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Bojonegoro Suwanto, kepada beritabojonegoro.com, mengatakan, 6 peserta yang tidak ikut ujian karena harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka dapat mengikuti UN susulan pada 16 Mei mendatang.
"Kemungkinan tidak hanya 6 siswa saja yang tidak bisa ikut ujian. Namun kami masih menunggu laporan dari sekolah masing-masing, apakah ada tambahan siswa yang tidak mengikuti UN," jelasnya.
Kesulitan Mengerjakan Soal
Sementara itu, 5 siswa Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP-LB) di Kabupaten Bojonegoro, mengaku, kesulitan mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama. Mereka kesulitan lantaran jumlah paragraf dalam satu pertanyaan terlalu panjang. Sehingga siswa yang mempunyai kebutuhan khusus ini tidak bisa memahami soal dengan baik.
Menurut Kepala SMP-LB Supri, soal UN yang diujikan kepada siswa yang memiliki keterbatasan mestinya tidak disesuaikan dengan soal UN bagi siswa SMP umumnya. Meski demikian, siswa SMP-LB tetap antusias mengerjakan soal UN dengam bantuan guru pendamping dan pengawas dari sekolah lain.
"Tetap ada pendamping dan pengawasnya, kita bikin secara silang dengan beberapa sekolah SMP-LB lainnya di Bojonegoro," jelasnya.
Pada hari pertama Ujian Nasional, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Untuk naskah soal, pihak sekolah mengambilnya dari sub rayon, dan setiap hari pelaksanaan UN dimulai pukul 08.00 WIB. (mol/tap)










































.md.jpg)






