Pengeboran oleh BPBD Mulai Terasa Manfaatnya
Jumat, 28 Agustus 2015 18:00 WIBOleh Achmad Bukhori
Oleh Achmad Bukhori
Sumberrejo - Pengeboran sumur air tanah yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, kini sudah mulai dirasakan manfaatnya. Seperti warga masyarakat Desa Wotan, Kecamatan Sumberejo, ini. Desa Wotan memang termasuk salah satu desa yang menjadi objek pengeboran.
Seorang warga, Sukadi (46), mengatakan bahwa pengeboran sumur yang dilakukan awal bulan kemarin sangat membantu warga. Persediaan air bersih setiap harinya di musim kemarau ini menjadi tercukupi.
"Skala air yang dihasilkan oleh sumur yang dibor dengan mesin portabel ini sangat banyak," terang Sukadi kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, hari ini ( 28/08).
Sebelum dilakukan pengeboran, kata Sukadi, air yang dihasilkan pompa air jet kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Namun, setelah dilakukan pengeboran, kini mampu membantu pemenuhan air warga setiap harinya.
"Air dari sumur ini dialirkan ke setiap rumah atau kepala keluarga," lanjut Sukadi.
Seorang warga lainnya, Abdul Mu'in (43) mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku bahwa untuk memenuhi kebutuhannya seperti mandi, minum dan masak juga dari sumur tersebut.
"Alhamdulillah, pengeboran itu membantu kecukupan air untuk keluarga saya," kata Mu'in.
Pengeboran tersebut memang merupakan bentuk program penanggulangan kekeringan oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Sukirno, memberikan keterangan kepada BBC bahwa target pengeboran tahun 2015 ini ada 30 desa. Dari jumlah tersebut, yang sudah terealisasi 7 Desa.
"Yang sudah (terealisasi) adalah 2 desa di Sekar, 1 desa di Tambakrejo dan 4 desa di Sumberejo. Bulan depan 3 desa di Kepohbaru," kata Sukirno.(ori/moha)






































