Sudah Saatnya Bojonegoro Punya Kampung Inggris
Sabtu, 29 Agustus 2015 17:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Padangan - Kedatangan Pangdam V/Brawijaya, Mayjend Sumardi, Sabtu (29/8/2015) disambut meriah oleh para warga. Khususnya petani di Desa Dengok, Kecamatan Padangan. Pria asal Boyolali itu memberikan beberapa bantuan alat pertanian, sekaligus membuka panen raya, petani sekitar Bengawan Solo di Bojonegoro barat.
Perhatian Pangdam V/Brawijaya, Mayjend Sumardi, kepada Bojongoro ternyata tidak hanya dalam hal pangan. Dia menambahkan bahwa Bojonegoro sudah waktunya punya kampung Inggris. Hal ini, lanjut dia, seiring dengan arus industrialisasi di Kota Ledre.
"Seperti di Pare, Bojonegoro ini semestinya sudah punya kampung Inggris," kata Mayjend Sumardi.
Menurut Mayjend Sumardi jika warga satu daerah memiliki penguasaan Bahasa Inggris yang baik, maka daya saingnya akan lebih unggul. Tidak lupa, dia mengajak agar masyarakat bersyukur atas panen kali ini. Sebab lahan pertanian di daerah lain banyak yang mengalami kekeringan.
"Untuk selanjutnya kita juga harus kerja keras, keras dan keras," tandasnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan bahwa Pangdam V/Brawijaya yang baru menjabat itu memang luar biasa. Kang Yoto, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa Mayjend Sumardi sebelumnya juga pernah datang ke Bojonegoro. Dan dia adalah orang yang pertama kali mengimbau anggota TNI di Bojonegoro agar menguasai Bahasa Inggris. (rul/kik)






































