Asyiik, Pangdam V/Brawijaya Jajal Mobil Panen
Sabtu, 29 Agustus 2015 20:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Padangan - Panen raya di Desa Dengok, Kecamatan Padangan, hari ini terasa istimewa. Para petani berkesempatan menjajal mesin panen baru berbentuk menyerupa mobil yang diberikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjend Sumardi. Pada kesempatan itu Pangdam berkesempatan menjajal terlebih dulu mesin tersebut. Selain mesin panen, para petani juga mendapat bantuan pompa air.
Pada kesempatan itu, Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, menegaskan TNI akan terus mengawal swasembada pangan, mulai tanaman padi, kedelai dan jagung, yang menjadi program Pemerintah.
“Kita juga akan terus mendorong agar tidak perlu impor pangan lagi,” katanya optimis.
Bagi Pangdam V/Brawijaya, mandiri dari segi kedaulatan pangan sangat penting bagi Indonesia. Supaya tidak menjadi negara pengimpor bahan pangan. Dia menegaskan bahwa selain suatu negara yang ketersediaan pangannya habis, akan menjadi lemah.
Lebih jauh lagi, pria asal Boyolali itu menyebut produksi pangan Jawa Timur aman dan berlebih. Bahkan, kutip Pangdam, menurut Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, tahun ini Jawa Timur mengalami surplus beras sekitar 4,5 juta ton. Hanya saja, jumlah yang dijual ke Bulog sebanyak 500 ribu ton.
“Jika kita tidak berdaulat pangan, Negara lain yang ingin menyerang kita, ya tidak usah menyerang. Dibiarkan saja mati sendiri,” ucapnya.(rul/moha)






































