Shelter Anak Jalanan Dianggarkan 2 M
Senin, 31 Agustus 2015 21:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kota - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan masyarakat. Perhatian yang diberikan juga diberikan pada anak jalanan dan orang terlantar. Untuk itu, Pemkab berencana untuk membangun rumah singgah (shelter) untuk anak jalanan.
Pembangunan rumah singgah itu menjadi program Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos). Kepala Disnakertransos, Adie Witjaksono, menerangkan bahwa anggaran untuk pembangunan shelter sudah diajukan sebesar 2 Miliar. Sementara untuk pelaksanaannya adalah pada Tahun 2016 besok.
"Untuk penanganannya sendiri kita merujuk pada Perda Penanggulangan Kemiskinan," imbuh Adie menjelaskan.
Selain diperuntukkan untuk anak jalanan, kata dia, shelter juga bisa dihuni oleh orang-orang terlantar. Namun keberadaannya hanya sebagai rumah singgah sementara. Karena jika diperuntukkan sebagai tempat tinggal permanen, lanjut dia, jelas tidak mungkin.
Oleh sebab itu, di rumah singgah tersebut juga akan disediakan berbagai pelatihan sebagai modal bagi para penghuni, untuk memulai hidup baru secara mandiri. Selama ini, Adie sering menemui anak jalanan dan pengemis di beberapa tempat. Seperti alun-alun, terminal dan beberapa jalan protokol di Bumi Rajekwesi.
"Anak jalanan di Bojonegoro itu lain. Rata-rata di jalan bukan karena nggak punya rumah. Tapi memang dijadikan pekerjaan. Jadi permasalahannya bagi saya lebih pada mental mereka," pungkasnya pada BBC, sapaan akrab BeritaBojonegoro.com(rul/moha)






































