Hanya Datang 20 PKL, Undian Lahan Terancam Ditunda
Senin, 07 September 2015 15:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh M Khoirul Anam
Kota - Sebanyak 140 Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Alun-Alun Bojonegoro, Senin (07/09) siang ini, terancam gagal direlokasi ke Terminal Rajekwesi. Sebab, hingga lewat pukul 12.00 WIB, para pedagang tidak semua hadir dalam pengambilan undian petak lahan berjualan. Pedagang yang hadir hanya 20 orang.
Menurut Suyanto, salah satu PKL yang hadir, pengundian memang dijadwalkan Senin siang. Ini sesuai hasil pertemuan pada Minggu (06/09) kemarin. Sayangnya, sampai lewat pukul 12.00 WIB, teman-teman PKL belum ada tanda-tanda untuk datang.
"Saya sudah datang dari jam setengah dua belas tadi, tapi pengundian belum juga dimulai. Kemungkinan masih menunggu pedagang datang semuanya," ujar warga Ledok Kulon ini kepada BeritaBojonegoro.com, Senin (07/09).
Dia menambahkan, kebanyakan rekan-rekan PKL yang biasa jualan di Alun-Alun sekarang lagi berjualan di pasar malam yang ada di Kecamatan Dander. Kesepakatannya, kalau PKL tidak datang semua, waktu pengundian harus ditunda.
Pada kesempatan yang sama, Imam, pedagang lainnya, mengatakan, lahan berjualan yang disediakan untuk PKL pindahan dari Alun-Alun, di halaman Terminal Rajekwesi, sudah ada dipetak-petak. Ukurannya masing-masing PKL mendapat lahan 2x3 meter persegi.
"Sebenarnya rekan PKL keberatan, karena lahan jualan di terminal tidak seperti di Alun-Alun. Kan, Alun-Alun itu jatung kotanya Bojonegoro. Kalau jualan di terminal, belum tahu apakah dagangan bisa laku atau tidak," ungkapnya. (nam/tap)
*) Foto dokumen beritabojonegoro.com






































