Festival HAM 2016 di Bojonegoro Resmi Dibuka
Rabu, 30 November 2016 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro - Festival Hak Asasi Manusia (HAM) dengan tema Mempraktikkan Pancasila di Tingkat Lokal digelar di Bojonegoro, mulai Rabu (30/11/2016) sampai Jumat (2/12/2016). Pembukaan festival dilakukan di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro pada Rabu pagi ini pukul 08.00 WIB. Festival HAM ini dihadiri berbagai instansi tidak hanya dalam negeri tetapi juga luar negeri.
Pembukaan dilakukan oleh Sugeng Bahagijo selaku Direktur Eksekutif Infid. Sugeng menyatakan bahwa festival ini dihadiri kurang lebih 300 orang dari unsur instansi pemerintah, lembaga masyarakat, media, masyarakat.
"Pemerintah sebagai tembok ratapan, dan pundak ratapan. Artinya peran pemerintah tidak hanya menerima keluh kesah. Tetapi pemerintah yang efektif adalah pemerintah yang bisa mencari solusi keluh kesah masyarakat," ujarnya.
Sugeng menyebutkan hal tersebut telah terbukti di Bojonegoro. Dengan beberapa pencapaian yang telah diraih oleh Pemkab Bojonegoro.
"Kami harap bisa melalui festival ini untuk menyampaikan hal yang baik kepada masyarakat luas," tandasnya.
Pada kesempatan itu pula Bupati Bojonegoro Suyoto, mengucapkan selamat datang kepada hadirin sekalian. Tidak ketinggalan Suyoto bercerita tentang adanya bupati dan wakil bupati sehari.
Dia berharap bahwa dua generasi muda tersebut di masa depan akan masuk ke dunia politik.
"Menyadari bahwa politik itu pun kotor tapi adalah kemuliaan untuk kebaikan bersama," ujar Bupati.
Terkait adanya festival HAM di Bojonegoro ini Suyoto ingin mengenalkan bahwa HAM tujuan dari kemerdekaan Indonesia dan merupakan hak seluruh kemanusiaan.
"Melalui festival HAM ini kami menghadirkan bagaimana menghargai seluruh HAM. Kami percaya Pancasila, maka HAM akan terwujud. Dan open government partnership adalah jalan Pancasila dan memenuhi target tersebut," pungkasnya. (ver/kik)































.md.jpg)






