News Ticker
  • 1.007 Modin Perempuan Terima Santunan dari Pemkab Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Sebut Tradisi Riyayan Dekatkan Warga Dan Pemimpin
  • Rest Area Bojonegoro Beroperasi H-7 hingga H+7 Lebaran 2026, Maksimalkan Pelayanan untuk Pemudik
  • Ramalan 12 Zodiak Hingga 29 Maret 2026, Taurus, Cancer, Leo, Libra, dan Pisces Beruntung
  • Ini Tips Mengatasi Microsleep Saat Berkendara
  • Harga emas di hari ini Rabu 24 Maret 2026
  • Perkiraan Cuaca Selasa, 24 Maret 2026
  • 24 Maret dalam Sejarah
  • 3.086 Penumpang Naik dan Turun di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Puncak Arus Balik 2026 di Stasiun Bojonegoro Diprediksi Terjadi Hari Ini
  • Wajah Wisata di Bojonegoro Timur yang Layak Dicoba
  • Menag Dukung Pembatasan Bermedos untuk Anak sebagai Ijtihad Lindungi Generasi Muda
  • Sejumlah Penyakit yang Kerap Muncul Setelah Lebaran
  • 23 Maret dalam Sejarah
  • 3.378 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kepohbaru, Bojonegoro, Meninggal di Sawah
  • Tetap Jaga Kesehatan di Tengah Serbuan Jajan Lebaran
  • Bupati Bojonegoro Gelar Open House untuk ASN dan Warga
  • 12 Tradisi Unik Saat Lebaran di Indonesia
  • 22 Maret dalam Sejarah
  • Suasana Khidmat di Lapas Bojonegoro pada Hari Raya Idul Fitri
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Jalan Alternatif Lebaran Nyaman Dilewati
  • Pemudik Antusias Manfaatkan Layanan Rest Area Dishub Bojonegoro
  • Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan Pemkab Bojonegoro Selama Lebaran 1447 H
Memaknai Ketokohan Ki Andong Sari

Memaknai Ketokohan Ki Andong Sari

Oleh Khoirul Anam

Mengapa seorang tokoh diperingati, dihayati, dipuja dan dijadikan ikon bahkan panutan? Begitulah tanya yang mencuat dalam benak kala mengikuti Kirab Pusaka Ki Andong Sari, pagi kemarin, Selasa (17/11), di Ledok Kulon. Pada akhirnya, pertanyaan itu mengerucut pada, siapakah Ki Andong Sari?

Juru Kunci makam Ki Andong Sari, Muhammad Suwono, bercerita sedikit tentang tokoh penting ini kepada saya saat ditemui di sela-sela kirab pusaka.

“Ki Andongsari ini adalah seorang bupati yang luar biasa saat itu,” kata Suwono memulai. “Dia berasal dari Jawa Tengah lalu kemudian mengembara dan sampai di Desa Ledok Kulon, berdakwah menyebarkan agama Islam di sini (Ledok Kulon),” katanya.

Ki Andong Sari ini, kata Suwono, juga yang babat alas Desa Ledok Kulon, juga Ledok Wetan. Babat alas berarti yang pertama kali membuka lahan, mendirikan dan merintis berdirinya desa.

Meskipun asalnya sendiri bukan dari Ledok. Ia merupakan Tumengung Aryo Mentaun yang menjadi bupati Ngrawan Badander (sekarang menjadi dukuh di Desa Ngraseh, Dander). Pada waktu itu ia mbalela tak mau menghadap ke Mataram.

Sultan Mataram kemudian menyampaikan surat pada Panembahan Madura, agar Tumenggung Mentaun datang ke Madura. Sesampainya di Madura, Tumenggung Mentaun akhirnya menghadap Panembahan yang kala itu adalah Cakraningrat. Usut punya usut ternyata Penembahan Madura memiliki niat untuk menguasai kerajaan Ngrawan. Karena tidak terima bila kerajaannya hendak dikuasai, Aryo Mentaun melawan dan membuat Cakraningrat menjadi murka hingga muncul peperangan.

Aryo Mentaun kemudian lari meninggalkan Madura. Sementara para prajurit Panembahan Madura mengejarnya hingga ke Ngrawan. Namun Aryo Mentaun menyamar sebagai warga biasa dan memutuskan untuk tidak kembali ke Ngrawan. Ia menyamar sebagai pemain kentrung dan mengembara. Sampilah dia di Ledok. Disana ia bertemu dengan seorang gadis setempat yang bernama Sari. Dan karena diantara keduanya muncul rasa cinta, maka mereka menikah. Pada akhirnya, Aryo Mentaun memperkenalkan dengan nama Andong. Lama kelamaan dia dikenal orang sebagai Andong Sari.

Ki Andong Sri juga dianggap dikelilingi mistik. Seperti salah satu kisahnya, sebagaimana diceritakan oleh Suwono, pernah suatu ketika saat dia makan siang, dia melihat kerumunan warga mengeluh kepanasan di tepi Bengawan Solo. Ternyata mereka tengah menunggu datangnya tukang perahu penyeberang sungai. Karena terlalu lama, akhirnya Ki Andong Sari membantu mereka dengan menggunakan salah satu pusakanya yang berupa kayu bernama Menjaling Abang. Dengan kayu itu dia bisa mengangkut warga yang ingin menyeberang.

Banyak benda-benda pusaka milik Ki Andong Sari. Kirab kemarin, adalah kirab benda pusaka itu, selain memperingati Haulnya. Benda-benda pusaka itu di antaranya; Gagak Cemani, Godong Andong, Godong Kelor, Menjalin Bang, Menjalin Porong, Pedang Cakra Budaya, Kentrung, dan Kutang Onto Kusumo.

Namun bukan tentang pusaka-pusaka itu yang menarik bagi saya. Sehebat apapun pusaka-pusaka yang dimiliki seseorang, tanpa adanya kebaikan dan perjuangan yang dilakukan, terasa percuma. Bukan bermaksud meniadakan keberadaan benda-benda pusaka itu. Tapi perhatian yang berlebih pada benda-benda itu kalau dipikir-pikir bisa melenakan. Diperlukan pemaknaan agar sebuah benda tidak sekadar benda. Cara yang paling mudah dan sederhana dilakukan adalah dengan membaca sejarah bagaimana benda-benda itu berfungsi pada masanya. 

Juga, dalam kacamata masyarakat modern, benda-benda itu selayaknya dimaknai sebagai simbol saja. Termasuk Ki Andong Sari sendiri. Alangkah kurang etisnya bila hanya kita pandang sebagai hanya sekadar Ki Andong Sari sebagai tubuh yang telah berkalang tanah. Dia adalah tokoh. Dia adalah sosok yang dirindui dan dipuja. Bukan sekadar nama, melainkan apa yang telah Ki Andong Sari perbuat.

Catatan : Cerita Ki Andong Sari diolah dari cerita lisan M. Suwono, tokoh masyarakat, modin desa Ledok Kulon.

Foto M. Suwono di makam Ki Andong Sari (dalam cungkup)

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026

Film One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026

Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 telah digelar pada 15 Maret 2026 di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles. Berikut adalah ...

1774341663.1866 at start, 1774341663.6605 at end, 0.47389817237854 sec elapsed