Warga Kepohbaru Lakukan Salat Minta Hujan
Kamis, 14 Januari 2016 13:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kepohbaru - Ada pemandangan menarik pagi tadi di halaman Masjid As Nurul Muslimin, Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Ratusan warga desa setempat bersama Muspika Kepohbaru sedang bersiap melaksanakan salat Istisqa alias salat minta hujan, Kamis (14/01).
Dibilang menarik, karena pelaksanaan salat Istisqa yang dimulai pukul 08.00 WIB ini termasuk nyleneh atau diluar kebiasaan. Banyak orang paham, salat minta hujan itu biasanya dilakukan pada musim kemarau berkepanjangan, tetapi ini lain. Salat minta hujan dilakukan ketika sudah masuk musim penghujan.
Salat meminta hujan di luar kebiasaan ini dipimpin KH Ghufron, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Istiqomah Kecamatan Kepohbaru, yang juga Ketua MUI Kepohbaru. Salat diikuti sekitar 500 jamaah dari masyarakat umum, pelajar, camat, kapolsek, danramil, tokoh agama, dan masyarakat Desa Sumbergede.
Menurut warga, alasan salat istisqa dilakukan karena sudah sebulan terakhir tidak turun hujan di wilayah Kepohbaru. Sementara wilayah Kecamatan Kedungadem dan Sumberrejo yang berbatasan dengan Kepohbaru sudah turun hujan beberapa kali.
"Doa bersama dan salat Istisqa ini adalah sebagai bentuk Ikhtiyar kami dengan memohon hujan kepada Allah SWT. Harapannya segera diturunkannya hujan, sebab hanya kepada-Nya kita memohon," ungkap Kyai Ghufron.
Kapolsek Kepohbaru AKP Yasimbang, membenarkan penuturan warga bahwa hujan sudah sebulan terakhir tidak turun. Padahal, hujan sangat dinantikan dan dibutuhkan masyarakat Kepohbaru, khususnya para petani yang sudah masuk masa tanam.
"Dengan salat Istisqa, harapan warga segera turun hujan di wilayah Kecamatan Kepohbaru," ujar AKP Yasimbang kepada beritabojonegoro.com. (lyn/tap)
*) Foto jamaah salat istisqa di masjid Nurul Muslimin Kepohbaru sedang berdoa bersama





































