Merasa Biaya Terlalu Mahal, 30 Mahasiswa UT Tuban Datangi UT Bojonegoro untuk Perbandingan
Jumat, 15 Januari 2016 19:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota – Sejumlah mahasiswa Universitas Terbuka Tuban mendatangi kampus UT Bojonegoro, siang hari tadi, Jum’at (15/01). Kedatangan mereka untuk mencari perbandingan dengan kampus mereka, UT Tuban, yang dirasa memberatkan dalam hal biaya.
Kordinator mereka, Sugeng, memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC) bahwa kedatangan mereka dipicu demonstrasi yang mereka gelar kemarin, Kamis (14/01) di Kampus UT Tuban yang tidak memuaskan hasilnya. “Kami ada 30 mahasiswa, datang ke sini (UT Bojonegoro) ingin tahu bagaimana sistem pembelajaran dan beban biaya yang dibarikan kepada mahasiswa di UT Bojonegoro, untuk membandingkan,” katanya.
Sugeng menjelaskan, biaya di UT sebesar Rp 2,5 juta persemester. "Di UT Bojonegoro ternyata lebih murah," katanya.
Sugeng mengaku bahwa biaya yang dibebankan kepada mahasiswa di UT Tuban terlalu mahal dan banyak mahasiswa yang merasa keberatan. “Di UT Tuban ada tambahan biaya asuransi. Padahal itu sudah ada di tingkat pusatnya,” katanya.
Kedatangan mereka ke UT Bojonegoro diterima dengan baik oleh ketua PBI UT Bojonegoro, Sukarni Sutiyono. Kepada BBC, Sukarni memberikan keterangan bahwa pihaknya mengira kedatangan mereka adalah untuk mendaftar ke kampus negeri yang dipimpinnya itu.
“Kami menganggap mereka adalah calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke sini. Jadi kami menjelaskan semua tentang UT Bojonegoro. Untuk masalah di UT Tuban kami tidak tahu,'' terang Sukarni.
Sukarni menambahkan, jika pengelolaannya baik, setiap masalah yang timbul akan bisa terselesaikan dengan baik. ''Mungkin ada kesalahan dalam pengelolaan yang harusnya mampu diselesaikan dengan baik.
Kami di sini terbuka menerima para mahasiswa tersebut,'' tandasnya. (ping/moha)
Foto mahasiswa UT Tuban saat demonstrasi mempertanyakan beban biaya kemarin, Kamis (14/01)





































