Pelatihan untuk Penyandang Disabilitas
Mental dan Kepercayaan Diri adalah Modal Utama untuk Mandiri
Rabu, 20 Januari 2016 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Manusia hidup terkadang tidak bisa menentukan pilihan. Terkadang terasa pahit jika kenyataan yang ada atau terjadi tidak sesuai dengan keinginan. Hanya dengan menerima dan tetap berusaha mengasah kreativitas semua rintangan yang menghambat dapat teratasi.
Hal itulah yang menjadi semangat 35 para penyandang disabilitas yang tengah mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hari ini, Rabu (20/01) di Balai Latihan Kerja, Dander.
Ketua Himpunan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro Sanawi mengatakan bahwa kekurangan dan cacat fisik bukan halangan bagi mereka untuk berkarya. “Mereka membutuhkan perhatian, bukan belas kasihan. Terlahir dengan anugerah ini bukan hal yang gampang. Mental dan kepercayaan diri menjadi modal utama agar bisa mandiri,” terangnya.
Salah satu penyandang disabilitas Gunawan, warga Desa Bonorejo ini dulunya hanyalah pengangguran. Namun semenjak 2013 lalu, dia telah menjadi seorang tukang jahit. Setiap bulan kalau sedang ramai dia bisa mendapat penghasilan sebesar Rp2 juta. “Kalau sepi ya Rp700 ribu. Tapi cukuplah meski harus dihemat,” katanya.(ping/moha)





































