Sepanjang 2015 Angin Kencang Robohkan 43 Rumah
Minggu, 24 Januari 2016 18:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Bencana angin kencang hampir setiap tahun melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro. Terutama ketika memasuki masa pancaroba atau perubahan dari musim panas ke musim dingin. Sepanjang tahun 2015 bencana angin kencang membawa akibat 43 rumah roboh yang tersebar di 28 kecamatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mulai Januari sampai Desember tahun lalu, akibat terjangan angin kencang 43 rumah roboh, 65 rusak berat, 171 rusak sedang, dan 1.368 rusak ringan.
Selain merobohkan atau merusak rumah, angin kencang juga menumbangkan pohon dan tiang listrik. "Bahkan ada yang sampai menyebabkan tanggul jebol. Bencana angin kencang membawa satu korban jiwa dan 8 orang luka ringan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo kepada beritabojonegoro.com, Sabtu (23/01).
Andik juga menyebutkan, kerugian materi akibat terjangan angin kencang sepanjang tahun lalu mencapai Rp 3 miliar. "Biasanya angin kencang datang pada awal musim penghujan," jelasnya. (ver/tap)





































