News Ticker
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Musim Kemarau 2026, 93 Desa di 24 Kecamatan Bojonegoro Berpotensi Alami Kekeringan
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
  • Seorang Kakek Warga Kalitidu Ditemukan Meninggal di Tribun Alun-Alun Bojonegoro
  • Komitmen Anggaran RTLH Tinggi, Kabupaten Bojonegoro Raih Penghargaan Terbaik Kedua dari Gubernur Jawa Timur
  • Sering Mengalami Mimpi tentang Pekerjaan Kantor? Ternyata Ini Penyebab Psikologisnya
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Optimalkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Bojonegoro Sisir Desa Sudah di Kecamatan Malo
  • Sempat Viral Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung - Cepu, Pemprov Jateng Pastikan Jadi Prioritas Pembangunan
  • 10 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 10 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Bojonegoro Capai 11,38 Persen, Geser Dominasi Migas
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Tangani Kasus Anak Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan Strategi Khusus dan Jalur Alternatif
  • Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Basis Solusi Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
Asisten Kemenkopolhukam Gelar Rakor Pendataan Masalah Migas di Bojonegoro

Asisten Kemenkopolhukam Gelar Rakor Pendataan Masalah Migas di Bojonegoro

Oleh Vera Astanti

Kota - Rapat Koordinasi Pendataan Permasalahan Pertambangan Migas di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (28/04) pagi tadi, diselenggarakan di ruang jamuan Rumah Dinas Bupati Bojonegoro. Acara ini dihadiri Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan Terhadap Kekayaan Negara Kementerian Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan Brigjen Pol Drs Yanto Tarah MM. Tampak hadir pula jajaran Kepolisian, TNI, Komisi B DPRD, SKK Migas Jabanusa, dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini dilakukan pemaparan dari Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur tentang pendataan dan langkah-langkah Pemprov menyikapi ilegal drilling. Sementara dari perwakilan SKK Migas Jabanusa dipaparkan tentang aspirasi maupun keluhan perusahaan migas akibat praktek ilegal migas. Selain itu juga mendengarkan paparan tentang penanganan ilegal migas di Bojonegoro selama kurun waktu 5 tahun yang disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro, dan Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim.

Brigjen Pol Drs Yanto Tarah MM, dalam penjelasannya, menuturkan, di Indonesia ini kasus ilegal drilling terjadi di dua wilayah, yakni Kabupaten Musi Banyuasin dan Bojonegoro. "Jika di Bojonegoro minyak diangkut dengan rengkek, di Musi Banyuasin malah menggunakan tangki kemudian kapal tongkang," tuturnya.

Namun setelah melakukan kunjungan di Bojonegoro, imbuh Yanto Tarah, dirinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab yang telah menata daerah Wonocolo menjadi wisata tambang minyak tradisional.

"Tujuan diadakannya pertemuan ini adalah untuk mendapatkan masukan dan menanggapi permasalahan di bidang migas. Pada akhirnya menghasilkan rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh Presiden. Migas dalam pengamanan membutuhkan peran serta semua pihak," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, hasil pertemuan ini nantinya akan menghasilkan penyusunan strategi dan undang-undang yang tepat. Migas adalah penyumbang devisa terbesar keuangan negara, apalagi sektor migas juga menjadi sasaran empuk untuk disalahgunakan.

"Harus diingat bahwa tidak ada perseorangan maupun lembaga yang menguasai sektor migas, kekayaan sumber daya alam dikuasai negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat," ungkap Yanto Tarah.

Pada rapat koordinasi kali ini, Bupati Bojonegoro Drs Suyoto MSi menyampaikan bahwa Bojonegoro punya beban tugas menyukseskan ekplorasi dan eksploitasi migas di beberapa titik, yaitu Blok Cepu, Sukowati, Tiungbiru, dan Blok Nona. Pemkab memiliki kebijakan, pertumbuhan ekonomi di migas harus membawa pertumbuhan di sektor non migas.

"Kemudian bagaimana eksplorasi dan eksploitasi minyak tidak membawa konflik sosial? Upaya yang dilakukan Pemkab Bojonegoro, yaitu melakukan penataan kawasan, membuka akses kepada rakyat di sektor migas, dan membuka kesempatan ekonomi," jelas Bupati.

Bupati menegaskan, pemkab juga membuat kebijakan politik anggaran dimana seluruh desa mendapatkan penghasilan sektor migas. Penghasilan sektor migas untuk penguatan SDM dan untuk dukung sektor ekonomi.

"Uang minyak tak boleh dihabiskan. Ini penting karena minyak kita akan habis, sedangkan generasi mendatang juga memiliki hak yang sama merasakan berkah minyak ini. Entah sebutan dana abadi migas atau apa pun, pemerintah harus mengelola dana migas ini dengan tepat untuk kelangsungan masa depan," tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan tentang beberapa hal yang saat ini masih menjadi polemik di Bojonegoro. Di antaranya konflik yang terjadi soal berhentinya kilang TWU karena belum dapat suplai minyak. Akibatnya banyak tenaga kerja yang terhenti. Masalah lain yakni penggantian Tanah Kas Desa (TKD)  yang belum tuntas.  

Sedangkan untuk masalah Sumur tua adalah memberi status sumur yang ada mana legal dan ilegal. Kemudian dibuat regulasi yang jelas perlunya langkah serempak dan pararel dalam mengatasi masalah sosial di tengah masyarakat.

"Pertemuan ini menandakan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, untuk mempertajam action plan apa yang dilakukan dan yang harus dilakukan. Inilah gaya baru negara hadir di tengah masyarakat," pungkas Bupati Suyoto. (ver/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781118400.1318 at start, 1781118400.5039 at end, 0.37211298942566 sec elapsed