Dishub Imbau Operator Perahu Patuhi Aturan
Selasa, 29 November 2016 15:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro mengimbau kepada seluruh operator perahu penyebrangan sungai Bengawan Solo untuk selalu berhati hati saat menyeberangkan penumpang.
Sebab saat ini kondisi Bengawan Solo mengalami kenaikan masuk siaga kuning setelah sempat menurun. Sementara tiga hari lalu Bojonegoro mengalami banjir.
Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Bojonegoro Suhartono mengatakan, saat ini posisi Bengawan Solo dalam siaga II dan akan terus naik, karena kiriman air dari hulu. Diperkiraan banjir lebih besar dari yang lalu.
"Untuk para penambang perahu penyeberangan untuk mengurangi jumlah penumpang. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan," katanya, Selasa (29/11/2016.
Sesuai papan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemkab Bojonegoro yang terpasang di setiap titik penyebrangan, jumlah penumpang perahu harus menyesuaikan kondisi sungai Bengawan Solo.
Jika memasuki Siaga I, perahu dianjurkan hanya memuat 80% penumpang dari kapasitas maksimal perahu. Saat Siaga II, hanya diperbolehkan memuat 60% penumpang. Dan saat siaga III, hanya 50% penumpang yang boleh diangkut perahu penyeberangan.
Suhartono menambahkan untuk para penambang perahu yang beroperasi di sungai Bengawan Solo, diwajibkan menggunakan alat keselamatan seperti life jacket dan pelampung yang dulu sudah diberikan oleh Pemkab. (mol/moha)












































.md.jpg)






