Bengawan Solo Meluap
615 Kepala Keluarga di Wilayah Bojonegoro Kota Terendam Banjir
Kamis, 01 Desember 2016 14:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro Kota - Hingga Kamis (1/12/2016) siang ini, Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo secara perlahan terus naik. Terlihat pada papan TBS Bojonegoro Kota, pada pukul 12.00 WIB tinggi muka air sudah menyentuh angka 15.05 meter dari permukaan laut (mdpl).
Itu artinya wilayah Bojonegoro masuk status Siaga Merah. Akibatnya daerah tergenang di wilayah Kabupaten Bojonegoro terus meluas. Banjir menggenangi permukiman warga, areal persawahan, dan jalan perkampungan sejumlah desa di 16 kecamatan yang berada sepanjang tepi Bengawan Solo.
Khusus wilayah Kecamatan Bojonegoro Kota, menurut data terakhir yang diterima redaksi beritabojonegoro.com dari Kepolisian Sektor Bojonegoro Kota pada Kamis, 1 Desember 2016, pukul 12.30 WIB, luapan Bengawan Solo telah merendam 615 Kepala Keluarga, 1968 jiwa, dan 30 hektare persawahan.
Rinciannya sebagai berikut:
1. Kelurahan KLANGON
Banjir menggenangi 16 Kepala Keluarga terdiri 56 jiwa.
2. Kelurahan JETAK
Banjir menggenangi 56 Kepala Keluarga terdiri 39 jiwa
3. Kelurahan KAUMAN
Banjir menggenangi 5 Kepala Keluarga terdiri 14 jiwa
4. Kelurahan LEDOK WETAN
Banjir menggenangi 235 Kepala Keluarga terdiri 1005 jiwa
Mengungsi di Gedung SERBAGUNA 156 jiwa
5. Kelurahan LEDOK KULON
Banjir menggenangi 172 Kepala Keluarga terdiri 474 jiwa
6. Kelurahan BANJARJO
Banjir menggenangi 48 Kepala Keluarga terdiri 144 jiwa
7. Desa MULYOAGUNG
Banjir menggenangi 11 Kepala Keluarga terdiri 39 jiwa
8. Desa KALIREJO
Banjir menggenangi 72 Kepala Keluarga terdiri 197 jiwa
9. Desa SEMANDING
Banjir menggenangi 30 hektare tanaman padi
(her/tap)












































.md.jpg)






