News Ticker
  • Pertagas Hijaukan Enam Wilayah Operasi Melalui Penanaman 4.300 Pohon
  • Bayi Baru Lahir Belum Otomatis Aktif BPJS Kesehatan: Masih Wajib Daftar
  • Kemenhaj Bojonegoro Bekali Ratusan Karu dan Karom Jelang Keberangkatan Haji 2026
  • Dukung Kebijakan Bike to Work Pemkab Bojonegoro, Guru SMPN 1 Kasiman Pilih Lari ke Sekolah
  • Kejar Predikat WBK 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Dinas Dukcapil dan RSUD Sumberrejo
  • Truk Tabrak Pohon di Bubulan, Bojonegoro, Pengemudi Truk Luka-Luka
  • GOW Bojonegoro Perkuat Sinergi, Perempuan Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan Ketahanan Pangan
  • Jatim Siapkan Mitigasi Krisis Energi dan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
  • Tekan Angka Diabetes, BPOM Resmi Sahkan Label ‘Nutri-Level’ pada Pangan Olahan
  • Prakiraan Cuaca Hari Ini di Bojonegoro
  • Kecelakaan Tabrak Lari di Gayam, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka Berat
  • 07 April dalam Sejarah
  • Sungai Besuki Meluap, Jalur Kedungbondo ke Sumuragung Terganggu
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Terapkan Sistem Antrean Baru untuk Pasien, Pangkas Waktu Tunggu Lebih Efektif
  • Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
  • Pemprov Jatim Jalin Kerjasama Wisata Religi dengan Uzbekistan
  • HUT ke-13 PDKB, Momentum Menghapus Sekat dan Wujudkan Bojonegoro Ramah Disabilitas
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Lengkong, Balen
  • Rasa Sakit pada Sunat Lebih Terasa daripada Vasektomi
  • Prakiraan Cuaca 06 April 2026 di Bojonegoro
  • 06 April dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Bangunan Toko di Bojonegoro Kota Terbakar
  • Pantes Budal Volume 2 Meriahkan Malam Seni dan Budaya di Bojonegoro
  • Pemerintah Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas untuk Cegah Learning Loss
Pancasila Harus Ditarik ke Atas dan ke Bawah

Pancasila Harus Ditarik ke Atas dan ke Bawah

Oleh Vera Astanti

Bojonegoro - Pancasila memang menjadi dasar NKRI. Namun pada implementasinya, masih banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran di Indonesia. Bahkan berdasarkan penelitian Setara Institut, negara dalam hal ini pemerintah daerah menjadi pelaku pelanggar ham terbanyak terutama terkait keberagaman beragama. Bagaimana praktik pancasila bisa diterapkan di pemerintah daerah menjadi subtema dalam workshop Festival Ham pada Kamis (01/12/2016) di ruang Partnership lantai empat Gedung Pemkab Bojonegoro.

Dalam acara ini ada tiga bupati yang memaparkan bagaimana praktik pancasila di dalam wilayah kepemimpinan mereka. Menghadirkan tiga bupati yakni Kulonprogo, Lempung timur, Purwakarta. Selain itu juga ada dari Risnawati Utami Dari Ohana, dan Halili Hasan dari Setara Institut.

Hasto Wardoyo Bupati Kulonprogo sebagai narasumber pertama menyampaikan bagaimana praktik pancasila di Kulonprogo. "Yang saya pedomani adalah ham mencakup berbagai bidang kehidupan manusia,sipol sosial kebudayaan ataupun ekonomi," ujarnya membuka. 

Pihaknya menyadari bahwa adanya krisis moral yang terjadi di generation mileneal.  Oleh karena itu upaya memperbaikinya adalah Membuat perda pendidikan karakter. Selain itu Bupati bercerita bahwa later belakangnya adalah seorang dokter.  Karena sebagai dokter dia melihat ada anggota dpr yang dengan bebasnya merokok dalam ruangan berapa ac. Sedangkan ada ibu hamil di sana.  Memahami betapa berbahayanya asap rokok bayi kesehatan, Kulonprogo juga membuat Perda kawasan untuk bebas rokok.

"Di jalan besar tidak ada baliho rokok.  Ini cara kami melindungi anak dan ibu hamil dengan memberikan kehidupan udara yang bebas rokok," ceritanya.

Sementara itu Dedi Mulyadi Bupati Purwarkarta menceritakan bagaimana praktik pancasila diterapkan di Purwarkata khususnya pada sektor pendidikan. "Anak berhak untuk memperoleh hak dalam beragama dan menjalankan keyakinannya. Oleh sebab itu negara wajib menyediakan guru agama dan ruang ibadahnya sendiri," tuturnya.

Selain itu, kata Dedi, setiap dua minggu sekali,anak Purwakarta harus mendampingi ibu dan bapaknya menjalani profesinya. Menurut Dedi, permasalahan paling besar yang dihadapi sekarang ini adalah kurangnya komunikasi dan kedekatan antara orangtua dan anak. Dengan kegiatan anak mengetahui beratnya pekerjaan orangtua mereka, diharapkan mampu memperbaiki hubungan emosional antara orangtua dan anak.

Dedi juga mengecam sistem pendidikan Indonesia yang dinilai tidak manusiawi. "Siswa dibebani dengan pr, padahal seharusnya itu pekerjaan sekolah. Belum lagi siswa yang nilai nem rendah tidak bisa masuk sekolah faforit. Kalau nem tinggi masuk sekolah faforit itu hal yang biasa. Indonesia negara yang aneh," ujarnya.

Pembelajaran di sekolah menurut Dedi seperti di penjara. Menurutnya pembelajaran bisa dilakukan di sungai, di gunung. Alam akan menjadi laboratorium.

Namun tidak sedikit pula kasus pelanggaran terjadi di Indonesia, terutama pada sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa'. Menurut Halili Hasan dari Setara Institut,ada sekitar 346 kasus mengenai pembangunan rumah ibadah di seluruh Indonesia. Halili menekankan kasus tersebut bukan karena islam, kristen, hindu atau budha. Tetapi lebih di mana mayoritas berkuasa, maka minoritas yang tertindas.

"Pancasila harus ditarik ke atas dan ke bawah, maksudnya adalah dari pemerintah pusat sampai daerah dan masyarakat harus mengetahui makna dari pancasila dan mengimplementasikannya," tegas Halili Hasan dari Setara Institut.

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775585317.7543 at start, 1775585318.1653 at end, 0.41098403930664 sec elapsed