Perbaikan Jembatan Bendung Gerak Terkendala Lumpur Sisa Banjir
Minggu, 04 Desember 2016 12:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Kalitidu - Perbaikan jembatan bendung gerak penghubung antara Desa Padang Kecamatan Trucuk dengan Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu terkendala lumpur sisa banjir Bengawan Solo.
Sebab lumpur sisa banjir Bengawan Solo masih meluber di sepanjang jalan bendung gerak bagian bawah. Tak hanya itu, jalan menuju proyek perbaikan pelengsengan bendung gerak yang longsor masih belum bisa dilewati akibat tingginya tumpukan lumpur.
"Perbaikan bendung gerak yang sempat terhenti karena banjir saat ini terkendala oleh lumpur sisa banjir. Banyak lumpur yang masih menggenangi jalan menuju tempat proyek pengerjaan sehingga saat ini masih proses dibersihkan dan membuat jalan menuju proyek kembali,” ujar Kasi Operasional UPT PSDA Bengawan solo Muhamad Taufiq.
Taufiq melanjutkan, pekerjaan saat ini masih dilakukan pekerja kasar secara manual. Sebab, pekerja masih fokus membersihkan lumpur sisa banjir Bengawan Solo. Untuk alat berat masih belum diturunkan dari atas (bendung gerak).
Taufik menambahkan untuk pekerjaan menggunakan alat berat, kemungkinan akan menunggu sampai 2-3 hari besok. Sebab saat ini masih pembersihan lumpur terlebih dahulu.
Namun ada beberapa alat berat yang sudah mulai berjalan sebab pekerjaan ini diberi batas waktu, sehingga harus segera diselesaikan.
Perbaikan jembatan bendung Gerak ini rencana akan berakhir pada 2017 mendatang. Kapan pekerjaan selesai tepatnya, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab kondisi cuaca yang saat ini sangat tidak menentukan untuk perbaikan ini. Perbaikan ini dilakukan karena ambrolnya plengsengan bagian bawah yang menjadi penahan jembatan. (mol/moha)












































.md.jpg)






