Dampak Banjir Bengawan Solo!!!
Bupati Larang Penggalian Dana Bantuan Bencana Banjir di Jalan Raya
Senin, 05 Desember 2016 13:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Munculnya pengaduan masyarakat terkait aksi sekelompok pelajar di Desa Sraturejo Kecamatan Baureno, yang melakukan penggalian dana bantuan banjir di jalan raya, Minggu (4/12/2016) pagi kemarin, mendapat tanggapan serius Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto MSi. Bupati menegaskan bahwa permintaan bantuan dengan alasan untuk korban banjir itu dilarang.
"Banjir tidak otomatis menjadi sebab datangnya bantuan, apalagi minta bantuan di jalan," ujar Bupati atau yang lebih akrab dipanggil Kang Yoto kepada beritabojonegoro.com, Senin (5/12/2016).
Penggalian dana di jalan raya itu berbahaya bagi keselamatan jiwa. Di samping itu juga mengganggu ketertiban dan kenyamanan para pengguna jalan.
Lebih lanjut, Kang Yoto menjelaskan, dalam Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) salah satu komponennya adalah ketahanan bencana. Bagi warga yang tidak mungkin memasak, desa yang bikin dapur umum. Dan jika desa tidak mampu, Pemkab akan dropping bahan makanan.
"Bapak ibu, agar menjadi perhatian, permintaan bantuan dengan alasan korban banjir, dilarang!!! Agar masing-masing Camat memperhatikan wilayahnya. Pastikan ketahanan kebencanaan setiap desa berjalan. Sebagaimana yang saya sampaikan yang lalu agar setiap wilayah membuat evaluasi dan tindak lanjut," tegas Kang Yoto. (*/inc)












































.md.jpg)






