News Ticker
  • 5 Rumah Warga Sukosewu Bojonegoro Rusak Diterjang Angin
  • Lomba Cerdas Cermat Matematika dan IPA Bojonegoro 2019 Dibuka
  • Bhayangkari Cabang Bojonegoro Gelar Pembinaan Rohani
  • 45 Anggota Polres Bojonegoro Terima Penghargaan dari Kapolres
  • Kecelakaan Beruntun di Tambakrejo Bojonegoro, 2 Pemotor Luka Berat
  • Lagi, Cabai Petani di Blora Diborong ASN
  • Diterjang Angin, Kandang Sapi Milik Warga Gayam Bojonegoro Roboh  
  • Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Sejumlah Pohon dan Tower di Bojonegoro Roboh
  • Kualitas Diri
  • Ratusan Pengemudi Truk di Bojonegoro, Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
  • Kakek Pejalan Kaki di Temayang Bojonegoro, Tewas Ditabrak Motor
  • Korban Kebakaran di Tuban yang Meninggal, Karena Terjebak di Dalam Toko
  • Seorang Bocah di Bubulan Bojonegoro, Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai
  • Kebakaran di Parengan Tuban, 1 Orang Meninggal Dunia 2 Orang Lainnya Luka-Luka
  • Tabrakan Motor di Purwosari Bojonegoro, Seorang Pengendara Luka-Luka
  • Warga Balen Bojonegoro Yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia
  • Polri Buka Pendaftaran Anggota dari Sumber SIPSS
  • Badai Pasti Berlalu
  • Mayat Warga Sragen Ditemukan di Bengawan Solo Padangan Bojonegoro
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora, Borong Cabai Petani
  • Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Warga Kedungadem Bojonegoro Terbakar
  • Banjir Bandang Juga Terjadi di Kecamatan Kepohbaru dan Sukosewu Bojonegoro
  • Melawan Saat Ditangkap, Maling Motor di Tuban Dilumpuhkan Petugas
  • Tabrakan Motor di Sugihwaras Bojonegoro, 1 Orang Patah Tulang Kaki
  • Tanggul Kali Mekuris di Sumberrejo Bojonegoro Jebol, Sawah dan Rumah Warga Tergenang

Ketua DPRD Bojonegoro: Diperlukan Langkah Riil Pemerintah Untuk Menekan Kasus Bunuh Diri

Bojonegoro - Banyaknya kejadian bunuh diri, khususnya gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, mengundang komentar Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto SE MM. Menurutnya diperlukan langkah riil dari pemerintah guna menekan banyaknya kasus gantung diri tersebut.

“Kasus bunuh diri ini kan masalah sosial yang kebanyakan karena persoalan kesehatan dan ekonomi. Langkah riil pemerintah belum ada.” tuturnya Rabu (02/01/2019) pagi.

Terlebih lagi, lanjut Sigit, dari data yang ada, motif yang melatar belakangi para korban bunuh diri sebagian akibat depresi sakit tak kunjung sembuh dan karena gangguan kejiwaan. Sehingga diperlukan pendataan untuk warga masyarakat yang sedang sakit menahun. Selain itu, kebanyakan kasus tersebut terjadi di daerah minus yang jauh dari jangkauan pengamatan.

“Perlu penanganan khusus, atau rehabilitasi. Bila perlu dilakuan penyisiran terhadap warga yang menderita sakit menahun di daerah-daerah pelosok.” kata politikus dari Partai Golkar tersebut.

Selain itu, penanganan kasus bunuh diri ini harus melibatkan semua unsur dan harus ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggungjawab sebagai leading sector, sehingga langkah-langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan serta dapat dievaluasi hasilnya.

“Harus ada langkah preventif dan preemtif dari pemerintah. Selain itu harus ada yang menjadi leading sector,” pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, bahwa sepanjang 2018, di wilayah Kabupaten Bojonegoro terjadi 33 orang meninggal dunia dengan cara bunuh diri, dengan rincian 32 kasus bunuh diri dengan cara gantung diri dan satu kasus bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo.

Baca: Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Baca juga: 10 Kasus Gantung Diri di Bojonegoro: Korban Manula, Usia di Atas 70 Tahun

Baca juga: 10 Kasus Gantung Diri di Bojonegoro: Motif Sakit Tak Kunjung Sembuh

Sedangkan pada 2017, juga terjadi 33 kasus bunuh diri yang sama, dengan rincian 30 kasus bunuh diri dengan cara gantung diri, satu kasus bunuh diri dengan meminum racun serangga, satu kasus bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai Bengawan Solo dan satu kasus bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api (korban warga Kota Surabaya). Selain itu, pada tahun 2017, terdapat satu kasus percobaan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur, namun nyawa korban masih dapat diselamatkan.

Sementara, sejauh ini di Kabupaten Bojonegoro belum ada organisasi perangkat daerah (OPD) maupun lembaga lainnya, yang secara khusus dan terintegrasi, yang melakukan aksi, dalam mencegah atau menekan angka bunuh diri. (red/imm)

Foto: Sigit Kushariyanto SE MM

 

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Di tengah keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VI tahun 2019 ini, ...

Quote

Kualitas Diri

Kualitas Diri

Oleh Dr Hj Sri Minarti MPd.I Kualitas atau mutu diri dapat diartikan suatu hasil produk atau jasa melalui proses yang ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Ekonomi Kreatif

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Blora - Sri Astini (47) seorang ibu rumah tangga warga RT 04/RW 02 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

381 kunjungan

684 halaman dibuka

34 pengunjung online

Bulan ini

122.257 kunjungan

209.760 halaman dibuka

Tahun ini

122.257 kunjungan

209.760 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 733.578

Indonesia: 11.216

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015