Cegah Banjir, Dinas Pengairan Keruk Lumpur di Saluran Air dan Anak Sungai
Kamis, 03 Maret 2016 15:00 WIBOleh Erina Nur Fikriyah
Oleh Erina Nur Fikriyah
Kota - Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro tahun ini menggiatkan program normalisasi saluran air dan anak sungai di wilayah kerjanya. Normalisasi dilakukan dengan pengerukan endapan lumpur yang berakibat pendangkalan anak sungai dan saluran air.
Saat ini normalisasi sedang berjalan di tiga lokasi, yakni saluran air primer Pohbogo Kecamatan Balen, Kali Mekuris Kecamatan Kanor, dan Kali Sugihan Kecamatan Temayang.
“Tujuan normalisasi pengairan adalah memperlancar arus air. Sehingga manakala terjadi banjir bandang saat hujan dan luapan Bengawan Solo ke anak sungai tidak meluber ke pemukiman,” ujar Masyaid, Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pengairan Bojonegoro, Kamis (03/03).
Tidak hanya pengerukan, saat ini Dinas Pengairan juga memperbaiki pintu pengendali banjir yang ada di anak sungai Bengawan Solo. Hanya saja sekarang masih dalam tahap kajian teknis. “Perbaikan itu dimaksudkan, kalau ada banjir Bengawan Solo pintu bisa ditutup agar tidak meluber ke anak sungai dan persawahan,” tambahnya.
Dia berharap, dengan adanya normalisasi dan perbaikan pintu anak sungai dapat meminimalisir dampak banjir. Terutama yang mengancam lahan persawahan warga. (ina/tap)





































