Sensus Ekonomi
19 Tenaga Pencacah SE di Baureno Mengundurkan Diri
Kamis, 03 Maret 2016 17:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Baureno - Sebanyak 19 tenaga pencacah Sensus Ekonomi 2016 di wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, yang sudah dinyatakan lolos seleksi Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro memilih mengundurkan diri. Belum diketahui pasti apa alasan mereka mengajukan pengunduran diri.
Untuk wilayah Kecamatan Baureno, jumlah pelamar tenaga pencacah Sensus Ekonomi pada Januari lalu tercatat ada 217 orang. Dari jumlah itu, setelah melalui seleksi, yang dinyatakan lolos sebagai tenaga pencacah 62 pelamar. Sekarang dari 62 tenaga pencacah itu berkurang lagi 19 orang, karena mengundurkan diri.
"Kebanyakan alasan pengunduran diri tenaga pencacah di wilayah Kecamatan Baureno ini karena mereka lebih mementingkan pekerjaannya semula. Disamping itu ada pula yang dapat panggilan kerja di luar kota," ungkap Iskandar, selaku Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) Baureno kepada beritabojonegoro.com (BBC), Kamis (03/03).
Dihubungi secara terpisah Kepala Seksi Distribusi Kantor BPS Bojonegoro Eswanto, mengatakan, sebenarnya semua warga Bojonegoro yang sudah masuk menjadi petugas pencacah Sensus Ekonomi harus siap. Mereka juga harus lebih mementingkan pelaksanaan Sensus Ekonomi daripada urusan pekerjaan yang lain.
"Kami harap para tenaga pencacah yang sudah lolos untuk benar-benar menjalankan Sensus Ekonomi ini, dan paham apa itu Sensus Ekonomi," ujarnya. (nam/tap)





































