Papat Kerja Daerah PKK
Bupati: Kader PKK itu Orang-Orang Pencari Masalah
Jumat, 04 Maret 2016 13:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Bergabung dengan Tim Penggerak PKK mulai tingkatan dasa wisma, RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, dan kabupaten, pada intinya adalah mencari masalah. Artinya, tak sekadar mencari ilmu atau belajar, tetapi para kader PKK adalah orang-orang luar biasa yang membantu menyelesaikan masalah di lingkungannya. Mulai masalah pendidikan, kesehatan, sosial dan lain sebagainya.
Demikian disampaikan Bupati Bojonegoro Drs Suyoto MSi saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Tahun 2016 di Pendapa Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (03/03) kemarin.
"Jadi tak salah jika disebut mereka adalah pencari masalah dalam artian yang positif. Meluangkan waktu dan diri untuk peduli dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat," ujarnya di hadapan ratusan ibu-ibu kader PKK.
Kader PKK ini, kata Bupati, memiliki semangat luar biasa. Mereka sudah mengurusi masalah pribadi dan keluarga, tetapi masih sempat juga menyelesaikan masalah sosial yang dihadapi masyarakat. Kalau mau egois, untuk apa susah payah mengurusi masalah sosial di lingkungan sekitar, masalah diri sendiri dan keluarga saja sudah memusingkan kepala.
"Ini adalah bagian hidup manusia. Semakin luas pemahaman sosial yang kita miliki, maka saat mengurus masalah keluarga atau anak akan semakin gampang. Karena kita bisa bercermin dari masalah yang kita temui di lapangan, semakin banyak proses belajar dan penyelesaian solusi yang akan kita dapatkan," tutur Suyoto.
Menurut Bupati, siapa pun yang bersedia mengurusi masalah sosial, maka akan mendapatkan berkah, sehingga diri dan keluarga semakin baik. Untuk sukses ada syarat yang harus dipenuhi, pertama memelihara niat baik, kemudian kedua menerima dan nikmati masalah yang menghampiri.
"Jadi jangan khawatir, dalam hidup ada sinergitas dan pararel serta serkuler. Dengan ini kita akan semakin menjadi pribadi yang kuat," pesannya.
Dalam kesempatan itu, tidak lupa Bupati Suyoto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para kader PKK. Sebab, dari data dasa wismalah pemerintah berhasil melakukan program inovasi Gerakan Desa Sehat dan Cerdas. Dari data dasa wisma yang dikerjakan kader PKK itu perangkat desa dan pemerintah mencari solusi dan pemecahan atas permasalahan yang ditemukan.
"Inti Gerakan Desa Sehat dan Cerdas adalah mewujudkan masyarakat Bojonegoro Sehat, Cerdas, Produktif dan Bahagia. Sehat itu terpenuhinya gizi keluarga, rumah dan lingkungan juga sehat sehingga Angka Kematian Ibu dan Bayi menurun," jelasnya.
Sementara, imbuhnya, cerdas itu menyangkut cerdas secara intelegensia dan cerdas sosial atau kompetensi sosial. Untuk mewujudkan Wong Jonegoro yang produktif adalah produktif memanfaatkan lahan pekarangan, keterampilan, dan produktif berkarya bersama mereka yang menjadi penggerak ekonomi.
Rapat Kerja Daerah TP PKK berlangsung selama 5 hari, sejak 29 Februari sampai hari ini 4 Maret. Rapat kerja dihadiri 3.030 anggota TP PKK Desa dan Kelurahan, 196 anggota TP PKK Kecamatan, dan 46 anggota TP PKK Kabupaten. Materi Rakerda di antaranya Bidang Umum dan Program Inovasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, penjelasan tentang pengisian aplikasi Buku Inovasi Dasa Wiswa, serta program unggulan mulai Pokja I, II, III dan IV. (ver/tap)
*) Foto anggota TP PKK sedang rapat kerja





































