DKP Tertibkan PKL yang Buka Lapak di atas Trotoar
Sabtu, 12 Maret 2016 17:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro saat ini gencar menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang buka lapak di atas trotoar jalanan Kota Bojonegoro. Dalam penertiban ini DKP bekerjasama dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bojonegoro Bowo Sasmito SSos MM, mengatakan, penertiban PKL di trotoar itu sebagai upaya memelihara kebersihan dan mempercantik suasana Kota Bojonegoro. Menurutnya, para PKL sebenarnya boleh berjualan tetapi harus menjaga kebersihan dan tidak melanggar fungsi publik trotoar sebagai tempat pejalan kaki.
"Kita selalu ingatkan PKL untuk menjaga kebersihan dan lapaknya tidak ditinggal di trotoar. Tetapi banyak PKL tak menghiraukan dan masih meninggalkan lapak. Jika masih ada lapak yang ditinggal di trotoar, maka Satpol PP akan langsung mengangkutnya," ujarnya kepada beritabojonegoro.com (BBC), Jumat (11/03) kemarin.
Upaya penertiban DKP terhadap lapak PKL di trotoar tersebut mendapat sambutan baik masyarakat. Seperti yang diungkapkan Fery (35), salah satu pengguna jalan. Dia mengaku sangat setuju jika lapak PKL di trotoar ditertibkan. Sebab, trotoar itu fungsi pokoknya adalah untuk para pejalan kaki, bukan untuk area jualan.
"Seperti biasa kita lihat di timur RS Aisyiah, lapak dan barang dagangan PKL selalu ditinggal di situ. Jelas, kawasan itu terlihat kumuh dan semrawut. Kalau dibersihkan kan pemandangannya terlihat rapi dan bersih," ujarnya. (mol/tap)
*) Foto petugas DKP dan Satpol PP menertibkan lapak PKL di trotoar





































