Dishub Tertibkan Parkir Kendaraan di Bahu Jalan
Sabtu, 12 Maret 2016 19:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro belakangan ini gencar melakukan penertiban parkir kendaraan di bahu jalan protokol Kota Bojonegoro. Upaya ini selain untuk mengurai kemacetan, juga mempercantik jalanan kota. Seperti yang dilakukan Dishub pada Sabtu (12/03) pagi, di beberapa jalan protokol kota.
Penertiban dilakukan terhadap parkir kendaraan yang memakan bahu jalan. Parkir kendaraan semacam itu kerap mengakibatkan jalanan macet. Jalan raya sisi timur dan utara Pasar Kota Bojonegoro, misalnya. Tiap pagi hingga jelang siang, jalanan ini selalu macet. Kendaraan berjejal berebut lewat. Kondisi semrawut itu disebabkan parkir kendaraan yang banyak memakan bahu jalan.
Kasi Operasi dan Penindakan Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro Bambang Mulyanto, mengatakan, dalam penertiban di jalan seputar Pasar Kota Bojonegoro pihaknya memerintahkan petugas parkir agar menata sepeda motor dan mobil dengan posisi miring. Maksudnya, agar tidak terlalu memakan bahu jalan.
"Jalan Pasar Kota dari timur ke barat ini sering macet karena termakan tempat parkiran, sehingga ruas jalan tinggal sedikit," ujarnya kepada beritabojonegoro.com.
Bambang menambahkan, upaya penertiban tersebut akan rutin dilakukan, terutama di jalan protokol dan pasar. Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa jalan raya itu milik semua. Sudah selayaknya kelancaran lalu lintas menjadi tanggung jawab bersama.
"Selain himbauan, juga perlu penindakan. Misalnya, jika ditemui mobil parkir di sembarang tempat atau di area larangan parkir, maka akan kita derek," tandasnya.
Yanto (40), seorang pengguna jalan yang kerap melewati jalur sisi utara Pasar Kota, mengatakan, sangat mendukung upaya penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan. Sebab, di jalur itu banyak mobil parkir yang menghabiskan separo jalan. Bahkan ada pedagang yang buka lapak di atas mobil pikap di parkiran situ.
"Gara-gara parkir motor dan mobil itu, jalanan sini selalu macet, Mas. Sebenarnya jalan sisi utara pasar ini kan satu arah, hanya masuk dari timur ke barat, mestinya aturan ini ditegakkan kembali. Ya, agar jalan bisa kembali lancar," katanya. (mol/tap)





































