Pemkab Bojonegoro Peringati HUT Satpol PP Dan Damkar Secara Sederhana
Kamis, 17 Maret 2016 11:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Ada yang berbeda pada upacara rutin tanggal 17 setiap bulan di Pendapa Malowopati Kantor Pemkab Bojonegoro, Kamis (17/03) pagi. Sekitar 100 anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran terlihat berbaris rapi menjadi peserta upacara. Bertindak selaku inspektur upacara, Wakil Bupati Drs H Setyo Hartono MM.
Rupanya dalam upacara rutin tanggal 17 itu juga dirangkaikan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Satpol PP dan HUT ke-79 Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Setyo Hartono menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Satpol PP dan PMK yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik. Selain itu Wabup juga berpesan pada kedua institusi tersebut.
Kepada Satpol PP, Wabup meminta agar menertibkan banner atau spanduk yang telah kadaluwarsa izinnya. Sedangkan untuk banner perorangan yang terkait Pilkada agar dikonsultasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, apakah memang sudah masuk tahapan kampanye.
"Jangan dilepas dulu, lebih baik dikonsultasikan kepada KPU, apalagi semua warga memiliki hak untuk mengikuti pencalonan," ujarnya.
Kepada anggota Pemadam Kebakaran, Wabup berpesan agar menjaga semua inventaris yang dibeli dengan uang rakyat. Kepada para driver agar menjaga kondisi kesehatannya saat membawa kendaraan. "Harus dibedakan antara membawa muatan air dalam kondisi penuh, setengah, atau kosong, sehingga tak terjadi keadaan yang tak diinginkan, apalagi kecelakaan," pesannya.
Selain itu, seluruh jajaran Satpol PP dan Damkar perlu menjaga stamina. Petugas harus bisa membagi waktu antara berjaga dan istirahat, sehingga saat bertugas dalam kondisi prima. Selebihnya tentang nasib anggota Satpol PP yang sampai saat ini masih berstatus honorer atau K2, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat.
"Sebab daerah tak memiliki kewenangan mengangkat karena semua keputusan berada di tangan Pemerintah Pusat. Namun jika sudah ada aturan yang jelas, maka Pemkab akan segera menindaklanjuti," kata Setyo Hartono.
Terakhir, Setyo meminta para petugas yang masih honorer agar tetap bersabar. Semoga secepatnya pemerintah menerbitkan regulasi tentang kejelasan nasib para tenaga kontrak dan honorer ini. Apalagi banyak diantara anggota Satpol PP dan Damkar yang sudah lama mengabdi. "Sekali lagi, kami ucapan terima kasih untuk dedikasi dan kerja kerasnya selama ini," ucapnya.
Seusai upacara dilakukan tasyakuran dan kegiatan donor darah serta peragaan keterampilan yang diperagakan oleh petugas Damkar BPBD Kabupaten Bojonegoro. (ver/tap)





































