Bupati Minta PPID Piawai Mengelola Informasi
Selasa, 05 April 2016 09:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Dalam melaksanakan pekerjaan, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi memiliki 5 tugas pokok penting. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto dalam acara Diklat PPID dan Dokumentasi tahun 2016 angkatan I dan II di ruang Angling Dharma kemarin.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Zainuddin MM dalam laporannya menyampaikan diklat ini diikuti oleh 80 orang peserta. “Peserta yang mengikuti acara ini terdiri dari pejabat dan staf yang menangani masalah PPID di masing-masing SKPD. Narasumber antara lain KPID Provinsi Jawa Timur, Persatuan Wartawan Indonesia.”
Sementara itu menurut Bupati Bojonegoro, Suyoto, lima tugas pokok PPID terkait perencanaan yang matang dan pengelolaan yang baik. Pertama harus dapat memahami perencanaan dan pengelolaan informasi , kedua melaksanakan kegiatan tepat waktu dan mencari informasi yang relevan, ketiga petugas PPID harus mampu mengelola informasi dan dokumentasi untuk dikelola sebaik baiknya sehingga data tersebut cepat, tepat, akurat dan bisa diandalkan. Keempat adalah pro aktif menyajikan data dan yang kelima adalah terus menerus melakukan evalusi dan pengembangan sehingga data tersebut bisa diandalkan.
“Keterbukaan informasi memiliki misi yang sangat luar biasa diantaranya adalah untuk peningkatan tata pemerintahan yang baik, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Harus dipahami bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan publik maka akan semakin besar partisipasi publik dalam pembangunan demikian sebaliknya,” ujar Bupati Suyoto dalam acara diklat tersebut.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan dua hal di atas adalah misi besar bangsa ini, sedangkan misi Kabupaten Bojonegoro dan birokrat hadir dalam rangka mencerahkan, mencerdaskan, memberdayakan publik, oleh karenanya informasi yang kita miliki saat ini sangat penting dan dibutuhkan oleh publik.
Keterbukaan informasi mendorong adanya akuntabilitas publik yang makin bertanggungjawab. Oleh karenanya melihat sedemikian pentingnya informasi ini maka spirit untuk mengelola informasi di Kabupaten Bojonegoro harus diperbarui. Semangat pengelola informasi ini yang harus senantiasa diperbarui karena informasi memiliki nilai penting diantaranya akuntabilitas, edukasi baik eksternal maupun internal dan pemberdayaan. (ver/kik)





































