Kepala Dinas PU: Jalan Poros Desa Tanggung Jawab Pemdes
Minggu, 10 April 2016 09:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Secara umum kondisi jalan di Bojonegoro memang mulai membaik. Namun ada juga beberapa wilayah yang sangat parah. Terutama ketika usai diguyur hujan, tanahnya menjadi becek luar biasa, yang biasanya adalah jalan poros desa.
Kalau mengikuti keriuhan di media sosial, beberapa netizen kerap mengunggah foto-foto kondisi jalan rusak dengan harapan segera diperbaiki. Terutama jalan yang dekat dengan area pertanian, di desa-desa, yang kebanyakan jalannya masih berupa tanah biasa, sehingga bila hujan akan becek dan susah dilewati.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Bojonegoro Andi Tjandra menjawab santai. "Saat ini jalan desa merupakan tanggung jawab desa dan bukan lagi PU yang mengerjakan," kata dia, Jum’at lusa (08/04) kepada beritabojonegoro.com (BBC).
Diperkirakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang diterima masing-masing desa pe tahun bisa mencapai 1 miliar. Sehingga jalan desa yang rusak seharusnya bisa dikerjakan oleh pemerintah desa.
"Bila desa belum mempaving jalannya, bisa ditambah material tanah atau gamping untuk memperkeras jalan. Sehingga ketika musim panen tiba, jalan tersebut bisa digunakan dan akan sangat membantu petani untuk memindahkan hasil panen ke rumah,” tambah Adi.
Saat ini, PU tengah fokus mengerjakan akses jalan menuju tempat yang ada wisatanya. Seperti di Kecamatan Malo dan Ngasem yang sudah selesai, dan jalan menuju wisata Atas Angin di Kecamatan Sekar yang masih tahap pengerjaan.(ver/moha)





































