DAK Pendidikan Rp 2 Juta per Siswa ke Kelurahan Sudah Cair
Senin, 18 April 2016 19:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Realisasi pencairan Dana Alokasi Khusus Pendidikan sebesar Rp 2 juta per siswa ke kelurahan sudah dilakukan. Realisasi ini lebih lama dibanding pencairan ke desa, karena ada mekanisme yang berbeda. Pencairan ke kelurahan harus melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat.
"Untuk DAK Pendidikan ke kelurahan sudah cair semua, ya sekitar satu atau dua minggu lalu. Ada 11 kelurahan di Kecamatan Bojonegoro, nilainya mencapai Rp 3,84 miliar," ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKKD) Bojonegoro M Ibnu Suyuthi SE MSi kepada beritabojonegoro.com, di kantornya, Senin (18/04) siang.
Ibnu menyebutkan, secara rinci jumlah DAK Pendidikan Rp 3,84 miliar itu dicairkan ke Kelurahan Banjarjo senilai Rp 506 juta untuk 264 siswa, Jetak senilai Rp 174 juta untuk 86 siswa, Kadipaten senilai Rp 228 juta untuk 136 siswa, dan Karangpacar senilai Rp 264 juta untuk 146 siswa.
Selanjutnya, dicairkan ke Kelurahan Kepatihan senilai Rp 130 juta untuk 72 siswa, Klangon senilai Rp 246 juta untuk 137 siswa, Ledok Kulon senilai Rp 682 juta untuk 333 siswa, dan Ledok Wetan senilai Rp 362 juta untuk 192 siswa.
Menyusul kemudian, Kelurahan Mojokampung senilai Rp 334 juta untuk 174 siswa, Ngrowo senilai Rp 440 juta untuk 224 siswa, dan terakhir Kelurahan Sumbang senilai Rp 474 juta untuk 261 siswa.
Ibnu Suyuthi juga menyarankan, agar dalam penyaluran dana kepada para siswa, pihak kelurahan melaksanakannya pada malam hari. "Maksudnya supaya tidak mengganggu aktivitas sekolah siswa," pesannya. (ver/tap)
*) Foto dari bpkkd.bojonegorokab.go.id





































