Hari Bumi
Sampah Masih Jadi Masalah Serius di Bojonegoro
Sabtu, 23 April 2016 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Salah satu penyebab kerusakan yang ada di bumi, selain ekploitasi sumber daya alam, adalah sampah. Bahkan Indonesia tercatat sebagai negara tertinggi kedua di dunia dalam hal pembuangan sampah plastik ke laut. Sampah menjadi masalah hampir di semua tempat, termasuk di Bojonegoro. Meski Dinas Pertmanan dan Keamanan memiliki TPS yang cukup baik pengelolaan sampahnya, namun belum cukup untuk mengatasi seluruh sampah di Bojonegoro.
Beberapa hari yang lalu bahkan DKP harus turun tangan untuk mengatasi masalah sampah yang ada di Pasar Sumberjo. Kepala DKP, Nurul Azizah mengatakan bahwa pihaknya menambah kontainer untuk menampung sampah dari pasar Sumberjo. "Kami telah melakukan briefing mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah kepada Pemerintah Desa Sumberjo," ujar Nurul melalui sambungan seluler, kemarin (22/04).
Baca DKP Turun Tangan Atasi Sampah Pasar Sumberejo
Selain itu, memperingati hari bumi yang jatuh pada Jumat 22 April kemarin Nurul menghimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. "Tentunya kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya DKP. Sangat baik bila dimulai dari diri sendiri, khususnya membuang sampah di tempat sampah,” kata Nurul.
Salah satu aktivis lingkungan dari Bojonegoro, Ranitya Nurlita sangat gencar dalam mengkampanyekan penggunaan tas ulang pakai. "Untuk meminimalisir sampah penggunaan plastik, lebih baik gunakan tas yang bisa dipakai berulang kali atau reusable bag," katanya.
Lebih lanjut, Ranitya menambahkan bahwa hari bumi mengingatkan kita untuk menjaga bumi. "Banyak yang bisa dilakukan untuk bumi. Melakukan penghijauan, mengurangi penggunaan plastik, terlebih lagi bila bisa mengolah sampah menjadi barang yang bernilai tinggi," pungkasnya.(ver/moha)
Ilsutrasi foto. Sumber : beritasatu.com





































