Pengelola Perpustakaan Grobogan Studi Banding ke Bojonegoro
Kamis, 21 Juli 2016 14:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Beberapa kali, Badan Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan pengelola perpustakaan daerah lain. Hari ini, Kamis (21/07), giliran empat orang perwakilan dari Perpustakaan Kabupaten Grobogan yang datang ke kabupaten ini untuk studi banding. Mereka ingin melihat program-program dari Perpustakaan Bojonegoro yang tahun lalu meraih juara nasional.
Kepala Badan Arsip dan Perpustkaan Bojonegoro Slamet Taufik, mengatakan, gedung perpustakaan memang masih belum perlu perbaikan. Pihaknya lebih mengutamakan pelayanan kepada pengunjung perpustakaan. "Di sini, perpustakaan buka mulai pukul 7 pagi sampai dengan pukul 10 malam, ada juga mobil perpustakaan keliling," ungkapnya kepada perwakilan Perpustakaan Grobogan.
Demi meningkatkan gerakan membaca sesuai instruksi Bupati, lanjut Taufik, Bojonegoro memiliki rumah inovasi cerdas yang merupakan gabungan dari tiga instansi tiap desa di Bojonegoro. Rumah inovasi merupakan gabungan dari Perpustakaan Desa, Rumah Pintar, dan Taman Bacaan Masyarakat.
Menurut Kasi Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Grobogan Zumrotun, kunjungan ke Bojonegoro terkait ingin mengetahui program dan layanan membaca dari Perpustakaan Bojonegoro. "Kami melihat bahwa jumlah pengunjung di sini sangat banyak, jam bukanya juga lama. Selain itu kami ingin mengadopsi terobosan yang dimiliki oleh Bojonegoro," terangnya kepada beritabojonegoro.com.
Zumrotun sangat terkesan dengan terobosan rumah inovasi cerdas. Di mana dalam satu wadah terdapat tiga instansi, yaitu Rumah Pintar bagian program BPPKB, TBM bagian dari Dinas Pendidikan, dan Perpustakaan.
"Rumah inovasi cerdas ini ada di tiap desa, sehingga masyarakat bisa langsung memanfaatkan keberadaannya. Terutama dalam menggalakkan minat baca masyarakat," ujarnya.
Seperti yang telah diketahui, salah satu perpustakaan Bojonegoro yakni Perpustakaan Tunas Asa di Desa/Kecamatan Margomulyo telah meraih juara 1 lomba tingkat Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya perpustakaan ini mewakili Jawa Timur dalam lomba yang sama tingkat nasional. (ver/tap)












































.md.jpg)






