News Ticker
  • Naik Motor Sambil Gunakan HP, Pelajar di Kalitidu Bojonegoro Tabrak Truk Parkir
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Puncak Peringatan HPN di Dander
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Kalitidu
  • Seorang Warga di Temayang Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Bojonegoro Lakukan Pembinaan Tenaga Pendidik
  • Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Blora Gelar Pesta Siaga
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat Program PTSL di Desa Ngraho Kecamatan Gayam
  • Peduli
  • Pegawai dan Warga Binaan Rutan Blora Jalani Tes Urine
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih
  • Seorang Buruh Tani Warga Trucuk Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Pengadilan Negeri Blora Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  • Peringati HPSN, Polres Blora Kerja Bhakti di TPA
  • Peringati HPSN, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Sampah
  • Terjerat Kasus Hukum, Kepala Desa Sukosewu Bojonegoro Diisi Pejabat Sementara
  • Bupati Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB di Kasiman
  • Dua Unit Rumah Milik Warga Soko Tuban, Ludes Terbakar
  • Polres Bersama DLH Bojonegoro Bersih-Bersih Sampah di Bantaran Sungai Bengawan Solo
  • Jelang Pemilu, Polres Blora Gelar Simulasi Sispamkota
  • Bupati Bojonegoro Laksanakan Pembinaan Gerakan Koperasi Aktif di Kasiman
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Ngraho Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Emperan Toko
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Wagub Jatim  Susuri Aliran Sungai Bengawan Solo
  • Kunjungi SMK 5 Bojonegoro, Wagub Jatim Sosialisasi Millenial Job Center
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Lakukan Kunjungan Kerja Pertama di Bojonegoro
  • Menjadi Pelajar Cerdas dan Berkarakter dalam Penghargaan LCC MIPA Bojonegoro 2019

Gerutu Warga Kota

Oleh Totok AP

ANDA tahu Persibo kan? Klub sepak bola yang dulu jadi kebanggaan warga Kota B kelihatannya bisa eksis lagi. Klub yang pernah dijuluki giant killer ini sekarang sudah terbebas dari sanksi. Status keanggotaannya juga dipulihkan oleh PSSI dalam Kongres Tahunan di Hotel Aryaduta Kota Bandung, 8 Januari 2017.

Tentu saja kabar ini jadi kado terindah awal tahun 2017 bagi warga Kota B. Bagaimana tidak, sudah sekitar 6 tahun warga Kota B dalam penantian. Itu pun masih dicampur aduk antara cemas, khawatir, mangkel, malu, dan lainnya. Energi pun pelan-pelan habis, dan akhirnya terlupakan karena tergerus isu-isu terbaru di daerah maupun nasional.

Keputusan sanksi Persibo tertuang dalam surat No. SKEP/03/NH/2011, tertanggal 13 Januari 2011, langsung ditandatangani Ketua Umum PSSI saat itu, Nurdin Halid. Surat hukuman diterima di Mess Persibo, sehari sebelum Manajemen Persibo dipanggil untuk menghadiri sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, tanggal 14 Januari 2011, pukul 15.00 WIB.

“Ya, paling tidak stadion Letjen Soedirman gak nganggur maneh,” kelakar kawan penulis satu ini.

Ngakunya, kawan satu ini bekas penggemar Persibo. Ya itu tadi, karena alasan tergerus isu-isu mutakhir dia tanpa sadar melupakan Persibo. Ingatannya pulih, ya sejak usai Kongres Tahunan PSSI awal Januari kemarin. Setelah tahu hasilnya bahwa klub kesayangannya itu dicabut sanksinya. Itupun dari cerita teman lainnya saat nongkrong di warung.  

“Sak janne Persibo disanksi kuwi gara-garane mung sepele, dekne konangan selingkuh karo LIL, alias Liga Idaman Lain,” kelakarnya sembari melepas tawa dengan nada khas.  

“Mulane to dulur aja seneng selingkuh, marahi nglarakno atine liyan.”

Kawan penulis ini asli lahir di Kota B. Sebut saja inisialnya A. Usianya tak lagi muda, tapi belum juga tua. Sekarang dia tengah getol-getolnya mengampanyekan diri sebagai bagian dari Generasi Y. Buktinya sehari-hari dia berusaha tak lepas dari smartphone. Berupaya keras eksis di dunia maya. Semua jalur media sosial dia lakoni. Kayaknya hidup mati tergantung media sosial.

Mungkin tuhannya media sosial kali he...he...Saking nyandunya dia tak lagi bisa membedakan Hoax atau berita beneran. “Lha memang medsos itu candu,” katanya suatu kali. Rupanya dia mencoba menggeser pandangan tokoh Marxisme, Karl Marx, bahwa agama itu candu. Dia ganti, medsos itu candu. 

Kembali ke Persibo. Menurut kawan A ini, dicabutnya sanksi oleh PSSI membawa multiplier efek pada warga Kota B. “Terutama efek psikologis yang terbagi dalam 4 kondisi,” ucapnya berteori.

Mendengar omongan kawan A ini, tentu bikin penasaran. Ketika dikejar rekan lainnya, Kawan A malah tertawa terpingkal. “Pingin tahu ya?”

“Bayari sik kopine bro!”

Didesak terus, akhirnya Kawan A ini menguraikan psiko analisanya. Dia menyentil nama Frederick Engel, seorang psiko analis dari negeri atas angin. “Psiko efek dicabutnya sanksi Persibo itu terbagi dalam kondisi Lega, Kurang Lega, Ora Lega, dan Selamanya Tidak Akan Lega,” katanya.

Lega, artinya ada sebagian warga Kota B yang plong atine, senang, gembira, kalau klub idolanya tampil lagi dalam kancah persepakbolaan nusantara. Paling tidak, upaya keras yang telah dilakukan dengan merayu, membujuk, mengancam, guna dicabutnya sanksi itu terpenuhi. “Dan, sebagian ini tak masalah Persibo ditaruh divisi manapun, sing penting wis ra dihukum maneh,” jelas Kawan A.

Terus yang Kurang Lega? Menurutnya, harus diakui ada sebagian lagi yang masih tidak rela atau keberatan. Mereka memang senang sanksi dicabut, tetapi tidak rela kalau Persibo ditaruh di Liga Nusantara. Mestinya kan di Divisi Utama, karena dulu saat disanksi posisi Persibo ada di liga kasta tertinggi. “Ini asumsi sebelum terbujuk rayuan gombal LIL lho.”

Saat ditanya, lalu apa yang kira-kira dilakukan warga kelompok ini. Kawan A hanya menggeleng. Dia belum tahu langkah protes apa yang akan dilakukan mereka. Apakah akan boikot semua pertandingan Persibo nanti, atau tak lagi mendukung Persibo, atau berpaling ke klub lain yang berlaga di kasta tertinggi. Apakah ini mungkin? “Ya mungkin saja, wong sekarang sepak bola sudah kerasukan politik,” ucapnya enteng.

“Anda kok masih pakai kata “sebagian” warga, apakah tidak ada angka pastinya gitu. Misalnya ratusan, ribuan atau jutaan. Nek ora ya jenenge spekulasi leh bro. Ora ilmiah blas analisamu,” protes teman lain.

“Ya, karek aku to. Terus nek kudu dasar ilmiah lha sing mbayari sopo?” jawabnya.

“Wis sak karepmu lah. Ayo terusna, aku tak dadi pendengar yang baik. E...ya nyenengke kanca lak pahala to,” kata kawan lain terus kepingkel-pingkel.

“Ya ayo, katanya tadi ada yang Ora Lega,” sergahnya tak sabar.

“Sabar bro. Begini. Anda tahu kan, di sela-sela meriahnya isu Persibo dicabut sanksinya, ternyata ada sebagian warga kota yang Ora Lega. Atau malah kecewa dan sedih, bahkan ketakutan,” ujar Kawan A.

“Kok bisa,” uber teman lain.

“Ya bisa lah. Tapi...sssst, jangan keras-keras. Ini sebenarnya tidak menyangkut sepak bola. Ini menyangkut kehidupan dan penghidupan.”

“Maksude?” uber teman lain lagi.

“Sssst...sampeyan dengar gak isu akan diaktifkannya lagi jalur rel Bojonegoro-Tuban, atau dinaikkannya sewa lahan PT KAI. Terus lagi, perebutan lahan parkir di pasar kota. Atau kasus pencabulan sing nggowo-nggowo jeneng perguruan pencak.”

“Ya gara-gara kesilep perkara iki, sebagian warga kota atine Ora Lega alias sumpek, kecewa, takut, mangkel dan sebagainya, terutama warga terdampak,” bisiknya.

“Wo semprol, berarti rak ora terkait Persibo no,” kesal teman lain.

“Gak!”

“Mendem semir cah iki,” umpat teman lain lalu njenggung kepala Kawan A.

Terus sing Selamanya Tidak Akan Lega siapa? Kalau ini tak usah diterangkan karena pembaca lah yang lebih paham. Bukankah demikian. (*)

*) Ilustrasi dari Pixabay

 

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

"Dengan ini saya Lukman Wafi, menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, periode 2015 - 2019." PERTAMA, Begitu saya ...

Quote

Peduli

Peduli

Peduli memiliki arti suatu sikap keberpihakan untuk melibatkan diri dalam persoalan keadaan, situasi atau kondisi di sekitar. Manusia yang memiliki ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Blora- Usaha budidaya jamur janggel (bonggol) jagung yang dilakukan warga Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo Kecamatan Banjerejo Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

4.120 kunjungan

6.412 halaman dibuka

148 pengunjung online

Bulan ini

163.386 kunjungan

265.568 halaman dibuka

Tahun ini

349.664 kunjungan

583.351 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 722.605

Indonesia: 10.683

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015